METROSIDIK.CO.ID–ANAMBAS, Sebanyak 14 orang karyawan Perusahaan Migas Star Energy yang beroperasi di laut lepas pantai Offshore Kakap Natuna di wilayah Matak Kabupaten Kepulauan Anambas telah dievakuasi ke RSKI Galang setelah terkonfirmasi positif melalui tracing Antigen. Rabu (26/05/2021).
Berdasarkan penelusuran awak media, dari antara ke 14 karyawan yang terinfeksi tersebut diketahui dua orang diantaranya merupakan karyawan lokal.
Perusahaan Star Energy diketahui mengelola empat Platform dan satu terminal diantaranya:
Terminal Kakap Natuna (KN)
Platform Kilo Romeo Alfa (KRA)
Platform Kilo Hotel (KH)
Platform Kilo Golf (KG)
Platform Kilo Fox (KF)metrosidik.co.id
Informasi yang diperoleh dari kempat Platform tersebut, ke 14 karyawan terinfeksi di lokasi Platform Kilo Fox (KF) yang dikelola Perusahaan Migas Star Energy.
Penelusuran awak media, jumlah karyawan di Platform Kilo fox milik
Star Energy itu memiliki lebih dari 14 karyawan. Di sana masih ada karyawan-karyawan yang bekerja.
Dikonfirmasi melalui sambungan seluler ke petugas staf karyawan Radio Room enggan berkomentar. Melalui bagian humas Star Energy, pihaknya berjanji akan memberikan informasi.
Dilansir dari Kabar Batam Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Lanud Hang Nadim Kadisops Lanud Hang Nadim Mayor Lek Wardoyo mengatakan, kegiatan penanganan Covid-19 ini dalam rangka Medivac Flight (Medical Evacuation) karyawan PT. Star Energy dengan status test positif swab Antigen.
“Selanjutnya, 14 pasien tersebut akan dibawa langsung ke RSKI Galang untuk menjalani Swab PCR secara keseluruhan dan apabila hasil Swab PCR negatif akan dikembalikan ke perusahan pengeboran minyak lepas pantai PT Star Energy Flight Offshore yang ada di Matak.”
“Namun, apabila dinyatakan positif mereka akan dikarantina di RSKI Pulau Galang Kota Batam sampai dinyatakan negatif,” ujar Mayor Lek Wardoyo.
*YN










