Erick Thohir Ungkap Punya Data Oknum Rampok di Perusahaan BUMN

Erick Thohir Ungkap Punya Data Oknum Rampok di Perusahaan BUMN
Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Twitter @erickthohir)

 

Perjalanan Kasus

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir menyebut bahwa jumlah utang Krakatau Steel sebesar USD 2 miliar, salah satunya adalah investasi USD 850 juta kepada proyek glass furnish yang mangkrak.

“Ini tidak bagus, ini akan kita kejar siapapun yang merugikan, ini bukannya kita ingin menyalahkan siapa-siapa, tapi penegakan hukum, bisnis proses yang salah harus diperbaiki,” katanya dalam gelaran BangkitBareng, Selasa (28/9/2021)

Dalam proses penyelesaian utang tersebut, Menteri Erick mengatakan bahwa proses restrukturisasinya berjalan dengan baik serta akan diarahkan ke go public.

Baca juga  KPK Tahan Tiga Tersangka Terkait Kasus Korupsi Jalan Bengkalis

Tujuannya sebagai ada tambahan dana untuk menyisil sisa utang perusahaan. Lagi-lagi, Menteri Erick menyebut bahwa hal itu sebagai bagian dari transformasi di dalam tubuh BUMN.

“Restrukturisasi berjalan dengan baik, kita kan dikejar programnya apa, step 1 ada step 2, nah step 1 kita bikin subholding di KS, agar integrated, dikelola profesional, dan kita kan go public, supaya ada funding baru penyicil utang yang 2 miliar tadi,” tuturnya.

 

jasa website rumah theme

Pos terkait