Hakim MA Kena OTT KPK, Menko Polhukam: Jangan Ada yang Melindungi!

  • Whatsapp
Hakim MA Kena OTT KPK, Menko Polhukam Jangan Ada yang Melindungi!
Mahfud menyayangkan kasus korupsi yang menyeret nama hakim agung tersebut, sebab hakim merupakan benteng keadilan. (Foto: Daviq Umar Al Faruq)

MALANG, METROSIDIK.CO.ID — Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, telah mendengar kabar operasi tangkap tangan (OTT) di Mahkamah Agung (MA) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia mendukung langkah KPK untuk mengusut perkara tersebut.

“MA sekarang masih dalam proses, saya juga masih belum dapat nama-nama yang pasti. Tapi bahwa ada hakim agung yang katanya terlibat, kalau tidak salah dua orang, itu juga harus diusut dan hukumannya harus berat,” kata Mahfud di Malang, Jawa Timur, Jumat, (23/9/2022).

Mahfud menyayangkan kasus korupsi yang menyeret nama hakim agung tersebut. Sebab, menurutnya, hakim merupakan benteng keadilan.

“Kalau itu terjadi jangan sampai diampuni dan jangan boleh ada yang melindungi,” tegasnya.

Baca juga  AHY: Ada Pihak Berencana Lakukan Kudeta di Tubuh Partai Demokrat

Mahfud mengaku saat ini telah memasuki zaman digitalisasi. Sehingga, ia memastika bahwa pengusutan perkara bakal berjalan transparan.

“Karena sekarang zaman transparan, zaman digital. Anda melindungi, anda akan ketahuan, bahwa anda yang melindungi dan anda dapat apa. Itu saja,” imbuhnya.

Sebelumnya, KPK membeberkan tersangka dalam OTT di MA. Salah satu tersangka, yakni Hakim Agung Sudrajad Dimyati (SD).

“KPK menemukan bukti permulaan yang cukup, kemudian KPK menaikkan status kasus ini ke penyidik dan KPK menetapkan 10 tersangka,” kata Ketua KPK Firli Bahuri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat (23/9/2022).

 

jasa website rumah theme


Dapatkan Pelanggan Anda!
Dengan Pasang Iklan Banner....


Pos terkait