Kali Pertama Satu Nakes Wisma Atlet Meninggal Terpapar Covid-19

Kali Pertama Satu Nakes Wisma Atlet Meninggal Terpapar Covid-19
Petugas kesehatan Rumah Sakit COVID-19 Wisma Atlet berjalan membawa kotak obat pasien di Jakarta, Jumat 26 Februari 2021. Berdasarkan data per Jumat (26/2/2021) pukul 08.00 WIB, jumlah pasien COVID-19 yang dirawat di RS Wisma Atlet tersebut sebanyak 4.459 orang dengan keterisian tempat tidur di RS Wisma Atlet sebanyak 74 persen dari 5.994, sehingga yang tersisa sebanyak 26 persen atau 1.535 tempat tidur. (Foto: ANTARA/Muhammad Adimaja)

METROSIDIK.CO.ID, JAKARTA — Satu orang tenaga kesehatan (Nakes) di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat meninggal dunia, Kamis (24/6/2021). Ia akhirnya menyerah, setelah selama satu pekan dirawat di ruang ICU.

Kabar tersebut dibenarkan Komandan Lapangan RSDC Wisma Atlet, Letkol M Arifin. “Ada nakes kita yang meninggal karena Covid-19, sudah dirawat di ICU seminggu lebih,” kata Arifin dalam keterangannya.

Arifin menegaskan, nakes tersebut adalah tenaga medis pertama yang meninggal dunia sejak Wisma Atlet dialihfungsikan menjadi rumah sakit darurat Covid. Untuk itu, akan digelar acara penghormatan terakhir.

Baca juga  Lonjakan Covid-19, Pemerintah Diminta Terapkan Lockdown Regional

“Jenazah selanjutnya akan diberangkatkan ke Cilacap,” katanya.

Acara penghormatan tersebut akan turut dihadiri oleh Pangdam Jaya, Mayjen TNI Mulyo Aji. Selepas acara, Pangdam juga akan menggelar konferensi pers.

Untuk diketahui, Wisma Atlet Kemayoran resmi difungsikan sebagai Rumah Sakit Darurat Covid-19 oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) sejak 23 Maret 2020. Rumah sakit ini berkapasitas 12.000 orang.

Kini, dengan lonjakan dahsyat Covid-19, Wisma Atlet cukup kewalahan. Saking padatnya, sebanyak 500 unit tempat tidur pasien ditambah. Dengan adanya penambahan ini, total tempat tidur di RSD Wisma Atlet Kemayoran mencapai 7.894, dari sebelumnya hanya 7.394 unit.

Baca juga  Pasar Dibuka, Simak Prediksi Saham KLBF, BBTN, PPRE Hari ini Selasa (23/2)

“Per hari ini sudah ditambahkan 500 tempat tidur,” kata Arifin.

Penambahan 500 unit ini membuat bed occupancy rate (BOR) atau keterpakaian tempat tidur di RSD Wisma Atlet Kemayoran turun menjadi 88,60 persen, dari sebelumnya mencapai 94,59 persen. Sementara BOR yang tersisa hari ini naik menjadi 11,40 persen, dari sebelumnya hanya 5,41 persen.

Diberitakan sebelumnya, jumlah pasien Covid-19 di tower 4, 5, 6 dan 7 RSD Wisma Atlet Kemayoran mencapai 6.994 orang. Ini menunjukkan, BOR di rumah sakit tersebut sudah mencapai 94,59 persen dari total 7.394 tempat tidur.

Sisa tempat tidur yang tersedia di RSD Wisma Atlet Kemayoran hanya 5,41 persen atau setara dengan 400.

“Pasien rawat inap bertambah 323 dari semula 6.671 orang,” jelas Kepala Penerangan Kogabwilhan-I, Kolonel Marinir Aris Mudian melalui keterangan tertulis, Kamis (24/6/2021) pagi.

Baca juga  Tsunami Covid-19 Bikin RI Paksa Puluhan WNA Asal India Dipulangkan

Aris menjelaskan, sejak 23 Maret 2020 sampai 24 Juni 2021 pukul 08.00 WIB, pasien yang terdaftar di tower 4, 5, 6 dan 7 RSD Wisma Atlet Kemayoran sebanyak 99.235 orang. Pasien yang sudah keluar sebanyak 92.241 orang.

Rincian pasien yang keluar yakni rujuk ke rumah sakit lain 929 orang, pasien sembuh 91.213 orang dan meninggal 99 orang.

Baca juga  Presiden Jokowi Mengutuk Aksi di Gereja Katedral Makassar dan Ajak Seluruh Masyarakat Perangi Terorisme-Radikalisme

Tak hanya di RSD Wisma Atlet Kemayoran, pasien Covid-19 juga rawat inap di tower 8 RSD Wisma Atlet Pademangan. Hingga hari ini, total pasien Covid-19 rawat inap di lokasi tersebut sebanyak 1.420 orang. Mereka terdiri dari 790 pria dan 630 wanita.

Aris melanjutkan, tercatat ada 113 pasien Covid-19 dirawat inap di RSKI Pulau Galang. Rinciannya, 89 orang pria dan 24 wanita. Pasien Covid-19 yang rawat inap di RSKI Pulau Galang bertambah 11 dari data sebelumnya sebanyak 102 orang.

Baca juga  Klarifikasi PT Hutama Karya Soal Beredar Berita Pengangkatan Komisaris

Dia menyebut, sejak 12 April 2020 hingga 24 Juni 2021 pukul 08.00 WIB, sebanyak 14.093 pasien terdaftar di RSKI Pulau Galang. Pasien yang sudah pulang dari rumah sakit tersebut sebanyak 13.980 orang.

“Rincian pasien yang keluar yakni pasien rujuk ke RS lain 42 orang, pasien sembuh 6.641 orang dan suspek selesai perawatan 7.297 orang,” jelasnya.

 

 

jasa website rumah theme

Pos terkait