Ayo Coba Keberuntungan Anda di Pulau Pahat

Pengunjung sedang menyaksikan Penyu Bertelur di Pulau Pahat

Anambas, metrosidik.co.id–Dapat menyaksikan Penyu bertelur adalah sebuah keberuntungan, kesempatan itu tidak mudah ditemukan. Penyu merupakan biota laut yang langka dan dilindungi, binatang ini sangat sensitif dari gangguan keributan, sedikit saja berisik, Penyu akan lari.

Bagi pecinta Penyu dan ingin mencoba keberuntungannya untuk menyaksikan induk-induk Penyu bertelur, Pulau Pahat menjadi salah satu tempat yang layak untuk anda kunjungi.

Foto: pengunjung menggunakan perahu sampan saat berlabuh di Pulau Pahat

Pulau Pahat merupakan salah satu kawasan konservasi penyu yang ada di Kabupaten Kepulauan Anambas. Pulau ini tidak jauh, dan tidak berpenghuni. Sekitar satu jam perjalanan menggunakan boat anda akan tiba disana.

Iman, pengelola Pulau Pahat ini menyampaikan, konservasi Penyu untuk menjadi Tukik pihaknya dibantu oleh salah satu perusahaan Migas yang ada di Kabupaten Kepulauan Anambas yakni Primier Oil.

Primer Oli telah memberikan sejumlah bantuan dan binaan kepada Iman melalui program CSR perusahaan. Dari hasil penangkaran telur Penyu semi alami ini, dua tahun terakhir, Iman berhasil melepaskan lebih kurang 40 ribu Tukik.

Disamping itu, bagian humas Perusahaan Primier Oil, Abu Hanifah saat dilokasi menyebut, pihakya terus memberikan dukungan untuk program konservasi Penyu di Pulau Pahat.

“Selain pembinaan, kita juga membangun beberapa infrastruktur pendukung periwisata seperti bangunan rumah tempat pengunjung beristirahat dan MCK,” sebutnya Sabtu, 13/5/20.

Rusdi salah satu pengunjung, memberikan apresiasi kepada pengelola. Hal ini dikatakannya, sebab pengelola berhasil memberikan informasi saat Penyu akan bertelur.

“Momen langka ini akhirnya dapat disaksikan pengunjung. Pengelola sangat mengerti saat Penyu akan bertelur yang kemudian memberikan informasi tersebut,” sebutnya.

Foto: Pengelola bersama pengunjung di lokasi penangkaran Tukik

Selain itu, Rusdi yang pernah menjabat Kepala Bidang Promosi Wisata di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Kabupaten Kepulauan Anambas itu memberikan saran kepada pengelola agar kedepannya membuatkan daftar agenda kegiatan yang selanjutnya disampaikan kepada pengunjung.

Baca juga  Kapal Roro MV Anambas 5 Rusak, Tarif Penyeberangan Naik 20 Ribu

“Kedepan, sebaiknya pengelola membuat agenda kegiatan kepada pengunjung. Seperti tadi pagi, pengelola bersama pengunjung melepas Tukik yang disaksikan anak-anak. Itu juga momen langka. Selain itu, menyediakan tenda-tenda yang nantinya dapat disewa kepada pengunjung. Tentunya dengan harga yang terjangkau,” terangnya.

Bagi traveling atau wisatawan yang akan berkunjung ke Pulau Pahat, selain menyaksikan pemandangan yang indah dan hamparan pasir pantai putih mereka juga akan diberikan sosialisasi tentang satwa penyu untuk menciptakan kepedulian dan perhatian terhadap satwa tersebut. Untuk sampai ke lokasi pengunjung akan dijemput perahu sampan.

*Fitra

jasa website rumah theme

Pos terkait