Minwardi: “Tahun 2018 ini Natuna akan Kedatangan Puluhan Investor”

  • Whatsapp
Minwardi

Ranai-Natuna, metrosidik.co.id | Kepala Dinas Perizinan, Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu Kabupaten Natuna Minwardi yang didampingi kabid Perizinan, Muhammad Zainudin saat ditemui di ruangan kerjanya  beberapa waktu lalu, mengatakan kepada beberapa media, ditahun 2018 ini akan ada puluhan Investor yang datang ke Natuna.

“Di tahun 2018 ini ada sekitar 30 perusahaan besar dan kecil yang akan berinvestasi di Natuna,” jelas Minwardi.

Tambahnya, hal ini dibuktikan dengan banyaknya investor yang mulai mengurus perizinan pendirian usaha.

Perusahaan apa saja yang investasi di Natuna nanti, Minwardi tidak menyebutkan “Saya tidak hafal nama-nama perusahaannya. Yang pasti dibidang perikanan, tambak udang dan perkebunan kelapa hibrida,”terangnya .

Dari beberapa Investor tersebut, rata-rata bergerak di bidang perikanan, yang tersebar dibeberapa Kecamatan di Natuna. “Tapi kebanyakan didaerah Pulau Tiga,” katanya.

Minwardi menegaskan, pihaknya tidak akan mempersulit proses perizinan bagi setiap investor. Hanya saja, setiap perusahaan harus terlebih dahulu mendapatkan rekomendasi dari instansi lain yang bersangkutan, dalam hal pendirian usaha.

Pasalnya, terkadang izin tersebut terbentur dengan regulasi instansi terkait lainnya, seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Perkim, PUPR, Dinas Kesehatan, Kehutanan dan instansi terkait lainnya,jelasnya.

“Kami bisa keluarkan izin, kalau sudah ada rekomendasi dari dinas terkait. Jadi harus sinkron semua, baru kita keluarkan izinnya”.

Tambahnya lagi “Yang jelas kami di perizinan ini, berusaha bagaimana bisa mendatangkan investor sebanyak mungkin, untuk berinvestasi di Natuna. Dengan mendirikan pabrik atau sejenisnya”.

Untuk mewujudkan itu semua, Minwardi menjelaskan, Dinas Perizinan harus berpartner dengan Badan Koordinasi Perencanaan Tata Ruang (BKPTR). Hal ini agar dapat memberikan gambaran tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Natuna kepada setiap perusahaan, supaya tidak terbentur dengan regulasi yang ada.

Baca juga  Wan Aris Hadiri Pelepasan Siswa Siswi Kelas VI SDN 003 Sungai Ulu

“Kita harus sampaikan ini kepada mereka (Investor, red), apakah lokasi yang akan dibangun masuk hutan lindung atau tidak. Sebenarnya kalau kita ikuti semua aturan, tak akan terbangun Natuna ini,”tegasnya.

* Dismon Rahman

jasa website rumah theme


Dapatkan Pelanggan Anda!
Dengan Pasang Iklan Banner....


Pos terkait