Anambas, Metrosidik.co.id – Luti Gendang, makanan tradisional khas Kepulauan Anambas yang telah menjadi ikon kuliner di Provinsi Kepulauan Riau, menawarkan cita rasa unik yang khas dan tidak ditemukan di daerah lain.
Luti Gendang ini menjadi andalan utama Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Kepulauan Anambas, khususnya dalam sektor pangan.
Luti Gendang tersebut banyak diproduksi oleh warga lokal secara tradisional, dengan bahan dasar ikan tongkol.
Salah seorang warga di Pulau Siantan, Anambas, yang sudah cukup lama menekuni usaha pengolahan Luti Gendang, Eka Rully (40) mengatakan ia telah menjalani bisnis Luti Gendang rumahan sejak 13 tahun silam dengan modal kurang lebih Rp 1 juta.
Diungkapkannya, pembuatan Luti Gendang hanya perlu bahan baku seperti, tepung, telur ayam, gula pasir dan ikan tongkol yang dihaluskan serta ditambah bumbu penyedap.
Ia mengakui usaha Luti Gendang rumahan dapat meningkatkan perekomian masyarakat, jika diperdayakan dan dikembangkan di dalam aspek usaha.
“Saya berharap, usaha Luti Gendang ini dapat menciptakan lapangan pekerjaan, semoga usaha saya semakin maju, dan punya tempat toko,” sebutnya, Tarempa, Senin, 16 Februari 2026.
Usaha pengolahan Luti Gendang, Eka Rully yang berada di jalan Imam Bonjol, Lapangan Sulaiman Abdullah, Pulau Siantan, Kepulauan Anambas ini cukup terkenal di kalangan masyarakat setempat, bahkan sampai ke luar daerah.
“Harga satu Luti Gendang dibanderol Rp2.000. Biasanya ramai dipesan jika ada kunjungan wisatawan ke Anambas, mereka pesan melalui media sosial Whatsapp, kalau ada pembeli dan memesan Luti Gendang maka dibuatkan,” terangnya. (*)











