“Sebaliknya, umat Islam yang menjalankan salat Idulfitri menempati hingga depan gereja sudah biasa dan saling menghormati. Mereka juga menjaga kerukunan beragama,” kata dia.
Pimpinan GKJ Joyodiningratan Kota Solo Pendeta Nunung Istining Hyang pada kesempatan sebelumnya mengatakan pihak gereja dan masjid sudah tahu sejak lama bahwa kegiatan ibadah akan bersamaan waktunya.
Misalnya, salat Idulfitri dilaksanakan pagi, sedangkan pihaknya menata jadwal ibadah pada sore hari, pukul 17.00 WIB.
“Kami sudah koordinasi dengan pengurus masjid. Setiap ada kegiatan ibadah hari besar selalu koordinasi,” katanya.
Baca juga: Warga DIY Senang Diizinkan Salat Id Bersama Presiden
Pada hari pertama Lebaran, Senin pagi, masyarakat masih menjalani tradisi silaturahim dan halalbihalal di rumah masing-masing bersama sanak saudara.
Selama dua tahun terakhir, pemerintah tidak mengizinkan warga mudik Lebaran karena penularan covid-19 yang tinggi. Tahun ini, pemerintah memberikan kelonggaran masyarakat untuk mudik dan berlebaran di kampung halaman masing-masing karena penularan virus sudah landai.
Akan tetapi, pemerintah juga mengingatkan warga untuk merayakan Lebaran dengan tetap menaati protokol kesehatan karena situasi masih pandemi covid-19.











