Menutup 2021 dengan Hasil Manis Penanganan Covid-19 Menuju Akhir Pandemi

Menutup 2021 dengan Hasil Manis Penanganan Covid-19 Menuju Akhir Pandemi
ILUSTRASI

 

“Artinya, jika kita mencapai 100% penurunan dari puncak atas tertinggi tersebut atau 0,4% lagi, maka tidak ada lagi penambahan kasus positif dan kita bisa bebas dari Covid-19,” kata Wiku pada konferensi pers Perkembangan Penanganan Covid-19 di Indonesia, Selasa (28/12/2021).

Presiden Jokowi juga telah menyatakan bahwa Indonesia berhasil mengendalikan pandemi Covid-19. Indonesia menjadi satu dari lima negara di dunia yang berhasil mengendalikan pandemi Covid-19 pada level 1.

Kelima negara yang dimaksud yakni Indonesia, Tiongkok, India, Jepang, dan Taiwan.

“Hal ini menunjukkan kemampuan bangsa kita dalam menghadapi tantangan yaitu dengan gotong royong dan memanfaatkan tantangan itu sebagai peluang,” kata Jokowi di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin, 6 Desember 2021.

Baca juga  UPDATE 29 Januari: Kasus Covid-19 Tambah 3.448, Jakarta Capai 262.753

 

Percepatan Vaksinasi

Dalam rangkaian penanganan pandemi, Presiden Jokowi dalam berbagai kesempatan mengingatkan mengenai kebijakan “gas dan rem”.

Pemerintah tidak bisa membuat kebijakan yang sama dalam durasi panjang. “Kita harus menentukan derajat pembatasan mobilitas masyarakat sesuai data hari-hari terakhir agar pilihan kita tepat, baik untuk ekonomi dan kesehatan,” kata Jokowi.

Kebijakan Indonesia dalam penanganan Covid-19 bertumpu pada tiga pilar utama.

Pertama, vaksinasi yang cepat, terutama di pusat-pusat mobilitas dan kegiatan ekonomi. Kedua, penerapan 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak) yang masif di seluruh komponen masyarakat.

Ketiga, kegiatan tes, telusur, isolasi atau 3T (testing, tracing, treatment), dan tindak lanjut perawatan secara masif, termasuk menjaga rasio okupansi rumah sakit (BOR), menambah fasilitas isolasi terpusat, serta menjamin ketersediaan obat-obatan dan pasokan oksigen.

Vaksinasi menjadi momentum menarik pada 2021. Dalam hal ini Presiden berkali-kali mengingatkan jajarannya agar menggenjot vaksinasi.

Bukan hanya Kemenkes yang menjadi sasaran Presiden. Jokowi juga meminta TNI dan Polri mengerahkan personelnya guna ikut serta menyukseskan program vaksinasi.

Badan Intelijen Negara (BIN) yang dianggap jauh kaitannya dengan kesehatan pun turut serta mempercepat realisasi target vaksinasi 208.265.720 orang.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menuturkan bahwa cakupan vaksinasi Covid-19 telah berhasil memenuhi target WHO pada Rabu, 22 Desember 2021.

WHO menargetkan setiap negara sekurang-kurangnya mencapai mencapai 40% dari total populasi yang akan mendapatkan vaksinasi dosis lengkap pada akhir 2021.

Baca juga  Kimia Farma Putuskan Tunda Layanan Vaksinasi Covid-19 Berbayar

“Sampai hari ini, total masyarakat yang sudah kita suntikkan dosis lengkap mencapai 108.412.315 orang atau 40,12%. Artinya kita lebih cepat dari target yang ditetapkan WHO,” kata Budi Gunadi persis setahun kurang sehari ia menjabat sebagai menteri.

Tanpa mengurangi simpati kepada para korban yang meninggal karena Covid-19 beserta keluarga, tahun 2021 ditutup dengan situasi yang lebih baik.

 

jasa website rumah theme

Pos terkait