Anambas, Metrosidik.co.id – Kepala Bidang Koperasi dan Usaha Mikro, Dinas DKUMPP Kabupaten Kepulauan Anambas, Isma Susanti, menyebut produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di daerah ini memiliki potensi besar untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.
Hal ini, kata dia, tentunya dapat memberikan kesempatan besar bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar dalam pendapatan pertumbuhan ekonomi.
Sejauh ini, ia mengatakan, pemerintah daerah telah berupaya memberikan dukungan pemasaran dan kemasan produk UMKM unggulan melalui Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) dalam kemasan dan perizinan.
Berdasarkan data Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUMPP) Kabupaten Kepulauan Anambas di tahun 2025, ada sebanyak 3.619 pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang tersebar di seluruh kecamatan dan desa.
Selain itu, salah satu UMKM yang memiliki potensi untuk berdaya saing adalah UMKM pangan. Untuk menciptakan UMKM pangan yang mampu bersaing dengan produk pangan lain, maka harus mampu menjaga kualitas dari berbagai aspek.
Sementara itu, UMKM pangan seperti Kerupuk Atom, Luti Gendang, Rendang Cumi, Cumi Kering dan Lada Garam ini menjadi produk andalan utama UMKM di Kabupaten Kepulauan Anambas.
“Salah satunya produk UMKM pangan perorangan pemasarannya sudah sampai ke luar daerah yakni kerupuk atom,” kata, Kepala Bidang Koperasi dan Usaha Mikro, Dinas DKUMPP Kabupaten Kepulauan Anambas, Isma Susanti, saat dikonfirmasi wartawan metroaidik.co.id, Selasa, 10 Februari 2026.
Menurutnya, antusias masyarakat di Kepulauan Anambas dalam pengembangan UMKM ekonomi kreatif di daerah ini sangatlah tinggi, namun minimnya modal menjadi faktor penyebab kendala dalam berusaha. (*)











