Gejolak Rupiah di Tengah Kepastian Vaksinasi dan Banjir Stimulus Global

Ilustrasi. Rupiah dibuka menguat pada perdagangan hari pertama 2021 di posisi Rp 13.918 per dolar AS. (Foto: Katadata.co.id) Artikel ini telah tayang di Katadata.co.id dengan judul "Ayunan Rupiah di Tengah Kepastian Vaksinasi dan Banjir Stimulus Global" , https://katadata.co.id/agustiyanti/finansial/5ff47ddaed2d5/ayunan-rupiah-di-tengah-kepastian-vaksinasi-dan-banjir-stimulus-global?utm_source=Direct&utm_medium=Homepage&utm_campaign=BIG%20HL%20Slide%201 Penulis: Agatha Olivia Victoria Editor: Agustiyanti

JAKARTA — Awal 2021, modal asing kembali mengalir deras ke pasar keuangan Indonesia membawa nilai tukar rupiah menguat hingga di bawah Rp 14.000 per dolar AS. Gejolak masih berpotensi terjadi seiring pandemi yang belum berakhir, efektivitas vaksinasi, hingga stimulus besar yang siap digelontorkan Amerika Serikat dan sejumlah negara lainnya.

Mengutip data Bloomberg, rupiah pada tahun lalu ditutup di posisi Rp 14.050 per dolar AS, melemah 98 poin atau 0,7% dari posisi akhir 2019 Rp 13.952 per dolar AS. Sementara berdasarkan kurs Jakarta Interbank Spot Dolar Rate, rupiah pada hari terakhir perdagangan 2020 berada di posisi Rp 14.105 per dolar AS, melemah 204 poin dibandingkan akhir 2019 sebesar Rp 13.901 per dolar AS.

Berdasarkan catatan Katadata.co.id, volatilitas rupiah pada sepanjang tahun lalu cukup tinggi terutama akibat sentimen pandemi Covid-19. Sebelum pandemi melanda Tanah Air, rupiah sempat menguat ke posisi Rp 13.583 per dolar AS pada Januari, tetapi jatuh hingga ke level 16.575 per dolar AS pada Maret.

Sementara pada hari pertama perdagangan tahun ini, rupiah dibuka melesat ke posisi Rp 13.918 per dolar AS dan berakhir di posisi Rp 13.895 per dolar AS. Namun, bergerak melemah ke posisi Rp 13.915 per dolar AS pada penutupan hari ini (5/1).

 

 

Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede mengatakan nilai tukar rupiah diperdagangkan menguat terhadap dolar AS pada awal perdagangan 2021 karena pelemahan mata uang Negeri Paman Sam terhadap mata uang utama, terindikasi dari indeks dolar AS yang melemah 0,5%.

 

jasa website rumah theme
Baca juga  Harga Minyak Mentah Merosot Tertekan Kekhawatiran Permintaan Yang Dipicu Kenaikan Global

Pos terkait