BP Batam Gandeng Koarmada I Tingkatkan Manajemen Risiko Pelabuhan

kunjungan Kepala Staf Komando Armada (Kaskoarmada) I Tanjungpinang, Laksamana Pertama TNI Dr. Arif Badrudin, ke BP Batam yang diterima langsung oleh Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, Jumat (12/6). (Foto:Ist)

Batam, Metrosidik.co.id – BP Batam terus memperkuat sinergi lintas instansi dalam mendukung keamanan dan daya saing sektor maritim di Kota Batam. Upaya tersebut terlihat melalui kunjungan Kepala Staf Komando Armada (Kaskoarmada) I Tanjungpinang, Laksamana Pertama TNI Dr. Arif Badrudin, ke BP Batam yang diterima langsung oleh Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, Jumat (12/6).

Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antar lembaga, tetapi juga membahas sejumlah isu strategis, mulai dari keamanan pelabuhan, penguatan manajemen risiko, hingga pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam mendukung sistem keamanan maritim yang lebih modern.

Ariastuty Sirait mengatakan, posisi Batam yang berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia menjadikan wilayah ini sebagai salah satu jalur pelayaran paling strategis di kawasan Asia Tenggara. Karena itu, transformasi pengelolaan pelabuhan dan penguatan sistem keamanan menjadi kebutuhan yang mendesak.

“Batam memiliki posisi yang sangat strategis dalam jalur perdagangan dunia. Penerapan teknologi, penguatan manajemen risiko, dan kolaborasi lintas instansi menjadi faktor penting dalam menjaga keamanan kawasan sekaligus meningkatkan daya saing pelabuhan Batam di tingkat global,” ujar Ariastuty.

Menurutnya, pemanfaatan AI dalam sistem keamanan pelabuhan akan memberikan banyak manfaat, terutama dalam meningkatkan kemampuan analisis risiko secara real-time. Teknologi tersebut dinilai mampu mendeteksi potensi ancaman keamanan, memantau kepadatan lalu lintas kapal, mengidentifikasi aktivitas ilegal di laut, hingga memprediksi cuaca ekstrem yang dapat mengganggu operasional pelabuhan.

Selain itu, pembahasan juga menyoroti implementasi standar keamanan internasional, khususnya kepatuhan terhadap International Ship and Port Facility Security (ISPS) Code. Hal ini dinilai penting untuk menjaga kepercayaan dunia internasional terhadap pelabuhan-pelabuhan di Batam sebagai pintu gerbang perdagangan global.

Baca juga  Akhirnya PT.CKB Tepati Janjinya Kepada Buruh

Tak hanya itu, diskusi juga mengupas pengelolaan risiko operasional pelabuhan, seperti mitigasi kemacetan logistik, keselamatan pelayaran di jalur padat, hingga penguatan sistem keamanan siber guna melindungi data strategis sektor maritim.

Ariastuty berharap, pertemuan ini dapat menjadi langkah awal yang konkret dalam memperkuat kolaborasi antara BP Batam dan Koarmada I untuk membangun ekosistem maritim Batam yang lebih modern, aman, dan kompetitif.

“Pertemuan ini kami harapkan dapat menjadi langkah awal untuk memaksimalkan pengelolaan pelabuhan sebagai salah satu bagian penting bagi sektor maritim Batam. Melalui kolaborasi yang baik, BP Batam dan Koarmada I dapat bersama-sama mendukung kemajuan ekosistem maritim yang modern,” tambahnya.

Dalam pertemuan tersebut, turut hadir Komandan Detasemen Markas Koarmada I, Direktur Pengamanan Aset dan Kawasan BP Batam, Direktur Badan Usaha Pelabuhan BP Batam, Direktur Rumah Sakit BP Batam, Tenaga Ahli Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, serta jajaran Badan Pengelolaan dan Pengusahaan Kepelabuhanan.

jasa website rumah theme

Pos terkait