Anambas, Metrosidik.co.id – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes, PPKB) Kabupaten Kepulauan Anambas mengintensifkan pengawasan keamanan pangan, khususnya makanan dan minuman takjil selama bulan Ramadan.
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes, PPKB) Kabupaten Kepulauan Anambas, Feri Oktavia, mengutarakan langkah ini dilakukan untuk memastikan hidangan berbuka puasa masyarakat aman dari bahan berbahaya.
Lanjut lagi ia mengatakan, pengawasan telah dilakukan di beberapa lokasi strategis di Kota Tarempa. Ke depan, kegiatan serupa juga direncanakan kembali digelar di Pulau Jemaja dan Palmatak. Ada sebanyak 10 kecamatan di daerah ini untuk memperluas jangkauan pemeriksaan.
“Sejauh ini mengintensifkan pengawasan keamanan pangan, khususnya makanan dan minuman takjil selama bulan Ramadan di Kota Tarempa semuanya aman.” sebut, Kadis Dinkes, PPKB Kabupaten Kepulauan Anambas, Feri Oktavia, saat dikonfiirmasi, Tarempa, Jumat, 27 Februari 2026.
Petugas mengambil sampel makanan dan minuman untuk diuji menggunakan metode rapid test terhadap kandungan zat berbahaya seperti formalin, boraks, rhodamin B, dan metanil yellow, dengan hasil tidak ditemukan kandungan bahan kimia berbahaya.
“Dari 36 sampel yang diperiksa oleh petugas kesehatan di Kota Tarempa, semuanya aman, Kedepan pengawasan akan disegerakan oleh petugas puskesmas diseluruh wilayah Kepulauan Anambas.” sebutnya.
Selain pengawasan, Dinkes, PPKB Kabupaten Kepulauan Anambas juga menekankan aspek edukasi kepada para pedagang takjil. Pedagang diimbau berjualan di lingkungan yang bersih.
Pangan siap saji juga diingatkan tidak menggunakan bahan tambahan yang dilarang, disajikan dalam kondisi higienis dan tertutup untuk menghindari kontaminasi debu.
Melalui pengawasan dan edukasi tersebut, Dinkes PPKB Kabupaten Kepulauan Anambas memastikan kegiatan serupa akan digelar secara berkala sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat selama Ramadan.











