Presiden Jokowi Akan berkunjung ke Rusia dan Ukraina: Disarankan Gunakan Pendekatan Ekonomi

Presiden Jokowi Akan berkunjung ke Rusia dan Ukraina Disarankan Gunakan Pendekatan Ekonomi
Presiden RI Joko Widodo dan Presiden Rusia Vladimir Putin (Foto: Getty Images)

 

Sebagai presidensi G20 dan anggota Champion Group Crisis Response yang dibentuk Sekjen PBB, Jokowi memilih untuk berkontribusi dalam masalah geopolitik ini, kata Retno Marsudi.

Dia juga mengatakan, kunjungan presiden menunjukkan kepedulian terhadap isu kemanusiaan. Presiden juga akan mencoba memberikan kontribusi menangani isu pangan.

“(Masalah itu) diakibatkan karena perang, dampak dirasakan semua negara terutama negara berkembang dan penghasilan rendah. Dan (presiden akan) terus mendorong spirit perdamaian,” kata Retno dalam jumpa pers virtual Kementerian Luar Negeri Rabu (22/06).

Baca juga  Kantor Darurat Novel Baswedan Cs Kumpulkan Aspirasi Masyarakat untuk Presiden

Perang Rusia-Ukraina berdampak pada krisis pangan

Sejak invasi Rusia ke Ukraina, puluhan ribu warga sipil dan militer jatuh dalam perang. Jutaan warga Ukraina mengungsi keluar dari negaranya. Konflik ini juga berdampak pada peningkatan ancaman krisis pangan dan energi global.

Negara-negara Afrika dinilai sangat terpengaruh oleh krisis yang berkembang. Harga gandum, minyak goreng, bahan bakar, dan pupuk, setelah Ukraina diserang, makin melonjak.

Baca juga  MCB Dibongkar Paksa Petugas PLN Batam, Dipasang Lagi Tanpa Bayar Tunggakan

Rusia dan Ukraina menyumbang hampir sepertiga dari pasokan gandum global. Rusia juga merupakan pengekspor pupuk global utama dan Ukraina adalah pengekspor utama minyak jagung dan bunga matahari.

Moskow menolak tuduhan yang menyebut pihaknya sengaja memblokir ekspor gandum dari Ukraina. Moskow sebaliknya menuding kenaikan harga pangan dan bahan bakar global disebabkan sanksi Barat yang dikenakan pada Rusia setelah operasi militer.

Dampak energi hampir terjadi di seluruh penjuru dunia dengan naiknya harga pasokan. Eropa yang bergantung pada minyak dan gas Moskow, terpaksa harus mencari mitra lain karena sanksi yang telah diterapkannya.

 

jasa website rumah theme

Pos terkait