Luhut Ungkap China Diajak Garap Kereta Cepat Jakarta-Surabaya

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan dan Menlu China Wang Yi di Danau Toba. (Foto: Instagram @luhut.pandjaitan)

 

Selain itu, Menko Luhut juga membahas pentingnya kerja sama pengembangan industrial park. Kedua negara akan mengimplementasikan kerja sama bertajuk ‘Two Countries Twin Park’ yang diusulkan oleh Pemerintah Provinsi Fujian yang melibatkan Yuanhong Industrial Park dengan Kawasan Industri Bintan, Kawasan Industri Aviarna, dan Kawasan Industri Batang. Pembangunan ini diharapkan dapat menjadi model untuk kerja sama selanjutnya antara Indonesia dan RRT.

Pada masa mendatang, perusahaan asal RRT juga dapat melakukan investasi di Indonesia, khususnya di bidang hilirisasi industri, mobil listrik, dan baterai lithium.

Untuk mematuhi persyaratan yang ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia, investor RRT diminta turut mengembangkan SDM lokal, mulai dari memberikan pelatihan vokasi untuk 11 bidang, seperti terkait Internet of Things, Artificial Intelligence, Big Data, Electric Vehicle, dan manufaktur baterai.

Tiongkok juga telah berkomitmen untuk mendirikan politeknik industri dan pemerintah RRT merencanakan untuk meningkatkan jumlah penerima beasiswa dari pelajar Indonesia, ditambah dengan pertukaran tenaga pengajar dan magang kerja.

Pemerintah Indonesia saat ini juga berharap dapat bekerja sama dengan Tiongkok untuk melaksanakan program pengentasan kemiskinan berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), Pendidikan, dan Industri di Indonesia. Program ini dilaksanakan sebagai bentuk penyerapan keberhasilan Tiongkok sebelumnya dalam pengentasan kemiskinan.

“Kami harap kedua negara dapat bekerja untuk mendorong realisasi dari program ini,” tutur Menko Luhut.

 

 

Sumber: 

 

jasa website rumah theme
Baca juga  BNN Bekuk Sindikat Narkotika Sumut-Banten, Temukan 6 Kg Sabu dalam Kap Mobil

Pos terkait