“Saya berharap sama Pemerintah Daerah, agar dapat memberikan edukasi terhadap pergantian nama bandara ini, kelola masyarakat mengerti,” kata Wisnu.
Wisnu sendiri telah berusaha memberikan nasihat kepada warganya agar tidak melakukan perusakan.
Kata pihak bandara dan polisi
Manajer Komunikasi dan Hukum BIL Arif Haryanto membenarkan adanya kejadian itu.
“Iya benar (ada perusakan) untuk lebih jelasnya silakan konfirmasi ke aparat kepolisian,” kata Arif.
Arif pihaknya netral dalam menyikapi perubahan nama bandara.
“Posisi Angkasa Pura l netral saja dalam hal ini,” kata Arif.
Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto mengatakan pihaknya masih harus melakukan penyelidikam terkait kasus perusakan itu.

“Untuk permasalahan tersebut pihak kepolisian melakukan penyelidikan aksi pencopotan papan nama tersebut,” kata Artanto.











