Pemkab Anambas Buka Akses Transportasi, Bukan Evakuasi Mahasiswa


Anambas, metrosidik.co.id–Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris, menggelar rapat bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Anambas dalam menyikapi desakkan sejumlah mahasiswa asal Anambas yang ingin pulang akibat dampak pandemi Corona. Rapat berlangsung di lantai I gedung DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas. Rabu, 22 April 2020

Ratusan mahasiswa dan warga Anambas saat ini masih berada di Tanjungpinang Provinsi Kepulauan Riau. Berdasarkan informasi sementara, saat ini telah terdafatar 164 orang mahasiswa yang akan pulang dan beberapa warga lainnya.

Sahtiar, Ketua Pelaksana Tim Percepatan Penanganan Gugus Tugas Covid-19 di Kabupaten Kepulauan Anambas mengatakan, mahasiswa yang akan kembali ke kampung halaman akan diakomodir.

“Bukan penjemputan, membuka jalanya Ferry sebanyak 4 kali. Yang mau pulang silahkan, yang tidak silahkan,” sebutnya kepada awak media. Rabu, 22 April 2020

Sementara itu, SOP penanganan rencana kedatangan mahasiswa ini belum ada keputusan. “Mungkin kita masih seperti biasa karantina mandiri belum ada ke arah situ. Kan besok masih ada rapat,” lanjutnya.

Sahtiar menjelaskan, rapat teknik nantinya akan membahas tentang SOP menyambut kedatangaan mahasiswa seperti penyemprotan, memberi edukasi.

DPRD bersama Bupati Kepulauan Anambas sepakat membuka kembali akses transportasi yang sebelumnya sempat ditutup melalui surat keputusan bersama. Surat tersebut membatasi arus keluar masuk kapal penumpang, seperti Sabuk Nusantara, Kapal Ferry VOC Batavia, KM Bukit Raya di saat pendemi Virus Corona.

*Fitra

jasa website rumah theme
Baca juga  Tidak Netral di Pilkada Anambas, ASN Bakal Dilaporkan Bawaslu ke KASN

Pos terkait