Dari Fuel hingga MRO, BP Batam dan Pertamina Dorong Penguatan Industri Aviasi Batam

Foto bersama Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam Denny Tondano dan Vice President Aviation Fuel Business PT Pertamina Patra Niaga Yosep Iswadi. (Foto : Ist)

Jakarta, Metrosidik.co.id – Keandalan layanan energi menjadi salah satu bagian penting dalam menopang aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

Untuk memperkuat aspek tersebut, Badan Pengusahaan (BP) Batam dan PT Pertamina Patra Niaga menandatangani Kontrak Perjanjian Sewa Fuel Delivery System (FDS), Jumat (18/9).

Penandatanganan berlangsung di Hotel Sheraton Grand Jakarta oleh Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam Denny Tondano dan Vice President Aviation Fuel Business PT Pertamina Patra Niaga Yosep Iswadi.

Kerja sama tersebut diarahkan untuk menjaga keberlanjutan dan keandalan layanan energi penerbangan di Hang Nadim.

Denny mengatakan sistem penyaluran bahan bakar penerbangan yang baik merupakan bagian penting dalam mendukung konektivitas serta pelayanan kebandarudaraan di Batam.

“Kerja sama ini menegaskan komitmen bersama untuk menjaga layanan yang andal, aman, efektif dan profesional. Bagi Batam, dukungan sistem penyaluran bahan bakar penerbangan yang baik merupakan bagian penting dalam memperkuat konektivitas dan pelayanan kebandarudaraan,” ujar Denny.

Tidak Hanya Soal Bahan Bakar

Menurut Denny, keandalan layanan energi penerbangan memiliki keterkaitan dengan berbagai aktivitas ekonomi di Batam.

Sektor yang terdampak tidak hanya transportasi udara, tetapi juga investasi, industri dan logistik.

Karena itu, BP Batam berharap kerja sama dengan PT Pertamina Patra Niaga dapat memberikan kepastian layanan sekaligus menjadi dasar bagi pengembangan kerja sama yang lebih luas di masa mendatang.

Denny bahkan membuka peluang agar sinergi kedua pihak dapat diperluas untuk mendukung keberlanjutan pengelolaan dan pengembangan Bandara Internasional Hang Nadim.

“Ke depan, dibawah kepemimpinan Bapak Amsakar Achmad dan Ibu Li Claudia, tentu dapat ditingkatkan skema kerja sama yang lebih luas sehingga bisa terlibat langsung dalam keberlanjutan Bandara International Hang Nadim,” tambahnya.

Baca juga  Pemda Anambas Berhasil Turunkan Stunting Daerah, Kepala BKKBN RI Berikan Penghargaan

Pertamina Bidik Dukungan untuk Industri Aviasi

Sementara itu, Yosep Iswadi mengatakan kerja sama FDS menjadi bagian dari langkah strategis PT Pertamina Patra Niaga dalam memperkuat dukungan terhadap ketahanan energi di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam.

“Kami berkomitmen mendukung seluruh kebutuhan penerbangan di Batam sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Yosep.

Dukungan tersebut, lanjutnya, tidak hanya ditujukan untuk penerbangan komersial.

Pertamina juga melihat perkembangan industri aviasi di Batam sebagai bagian yang perlu didukung, termasuk sektor Maintenance, Repair and Overhaul (MRO).

Yosep berharap kerja sama dengan BP Batam tidak berhenti pada layanan penyaluran bahan bakar, tetapi dapat berkembang ke penguatan sarana dan fasilitas pendukung penerbangan di Hang Nadim.

“Semoga ke depan kerja sama dapat ditingkatkan, khususnya dalam pengembangan sarana dan fasilitas di Bandara International Hang Nadim,” pungkasnya.

Bagi Batam, penguatan sistem pendukung penerbangan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keandalan layanan di Hang Nadim sekaligus membuka ruang bagi pengembangan kerja sama yang lebih luas di sektor aviasi.

jasa website rumah theme

Pos terkait