Tersangka Dugaan Korupsi Pasar Miring Payalaman Akan Segera di Tahan


ANAMBAS-METROSIDIK.CO.ID| Penyidikan kasus dugaan korupsi pembangunan Pasar tradisional Desa Payalaman Kecamatan Kabupaten Kepulauan Anambas menjadi perhatian publik. Pasalnya, kasus tersebut sudah berjalan begitu lama dan nama tersangka pun sudah ditetapkan pihak Kejaksaan Cabang Negeri Natuna di Tarempa beberapa waktu lalu. Namun sampai saat ini belum ada kejelasan setatus tersangka berinisal R yang merupakan ketua koperasi Sekar Wangi.

Fadil Hasan, Ketua Dewan Kehormatan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Forum Transparansi Anggaran ( FORTARAN) mendesak pihak kejaksaan segera melanjutkan proses hukum. “Jika alat bukti sudah cukup, segera di lakukan penahanan” jelas Fadil saat dikonfirmasi Metrosidik.co.id, Senin, 30/7/18.

“kasus dugaan korupsi pasar tradisional Desa Payalaman sudah ada tersangka, kenapa belum ada proses. Kasus ini sudah lama sekali bahkan penetepan tersangka sudah dua bulan. Saya dari Fortaran meminta Cabjari Tarempa selaku penyidik dan Kajari Natuna sebagai penanggung jawab segera melakukan penahanan terhadap tersangka” tegasnya.

Ia menambahkan, kasus korupsi jarang berdiri sendiri apalagi ini korporasi.
” pasar tersebut merupakan hibah dari provinsi dari kementerian pusat. Anehnya, kenapa hanya satu orang saja yang menjadi tersangka. Harusnya, perlu diusut lebih jauh lagi sehingga akan ada tersangka baru” tambahnya.

Terpisah, Muhammad Bayanulah Kepala Kejaksaan Cabang Negeri Natuna di Tarempa mengatakan, pihaknya akan segera melanjutkan proses hukum terhadap inial R yang saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka.

“Kepada tersangka inisial R akan segera di lakukan penahanan, saat ini alat bukti sudah cukup” tuturnya saat dikonfirmasi melalui telpon seluler, Senin, 30/7/18.

Ia menegaskan, pihaknya serius dalam kasus dugaan korupsi pasar tradisional di Desa Payalaman. “Intinya pihak Kejaksaan serius dalam menangani kasus ini dan segera akan melakukan penahanan. Kepada semua pihak, diharapakan mendukung kasus ini agar segera dapat di selesaikan. Khususnya kepada aktivis dan mahasiswa yang pemerhati kasus korupsi di Anambas” tutupnya.

Baca juga  Gubernur Ansar Ahmad Instruksi Resmi PPKM Mikro Mulai Tingkat RT/RW

*Fitra

jasa website rumah theme

Pos terkait