FAO Laporkan Harga Pangan Global Turun, Sedangkan Harga Pangan Indonesia Justru Naik

  • Whatsapp
FAO Laporkan Harga Pangan Global Turun, Sedangkan Harga Pangan Indonesia Justru Naik
Ilustrasi pangan (Foto: Unsplash.com /Inigo De la Maza)

METROSIDIK.CO.ID — Food and Agriculture Organization (FAO) melaporkan harga rata-rata pangan global kembali mengalami penurunan pada Agustus 2022 sedangkan di Indonesia sendiri harga pangan terpantau naik seiring dengan kenaikan harga BBM.

Dikutip dari bisnis.com, Senin 5 September 2022, meningkatnya pasokan sejumlah bahan pangan dan menurunnya permintaan menjadikan penurunan pada bulan Agustus adalah penurunan kelima berturut-turut pada tahun ini.

Berdasarkan FAO, panen gandum di belahan bumi bagian utara memberikan angin segar bagi pasokan pangan global. Di sisi lain, pasokan gandum yang sempat terhambat oleh konflik Rusia-Ukraina mulai mengalir lagi dari Ukraina.

Baca juga  Waduh, Biaya Melahirkan Bakal Bengkak karena Kena Pajak

Penurunan harga pangan global memberikan sedikit kelegaan bagi konsumen saat mereka bergulat dengan tekanan akibat krisis ekonomi. Kendati demikian, harga harga jual produk olahan berpeluang berada di level yang tinggi. Sebab, dengan naiknya harga bahan bakar seperti minyak, gas dan batu bara berpeluang meningkatkan biaya pemrosesan.

Di Indonesia sendiri, harga pangan naik seiring dengan kenaikan harga BBM.

Berdasarkan data PPIHPS, Senin 3 September 2022, beberapa bahan pangan yang harganya naik adalah cabai merah besar, cabai merah keriting, beras kualitas bawah II, beras kualitas medium II, dan beras kualitas super I.

Baca juga  Tanggapan Pengusaha Ritel, Pemerintah Beri Insentif PPN Sewa Toko di Mal

harga rata-rata cabai merah besar naik Rp250 menjadi Rp60.750 per kg per 2 September 2022. Begitu juga dengan harga cabai merah keriting yang naik Rp600 menjadi Rp63.550 per kg.

Bahkan, Harga rata-rata cabai rawit merah ikut naik Rp200 menjadi Rp62.500 per kg. Bahkan, harga komoditas itu tembus Rp90 ribu per kg di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Selanjutnya, harga beras kualitas bawah II naik Rp50 menjadi Rp10.600 per kg per 2 September 2022. Kemudian, harga beras kualitas medium II dibanderol Rp11.800 per kg atau naik Rp50 dan beras kualitas super I dijual Rp13.250 per kg atau naik Rp50.

Baca juga  Pemerintah Daerah Punya Kesempatan Terlibat Dalam Pengelolaan Migas

Kenaikan harga BBM akan mengerek naik biaya transport bahan pangan sehingga mau tidak mau harga pangan di pasar akan ikut terkerek.

 

jasa website rumah theme


Dapatkan Pelanggan Anda!
Dengan Pasang Iklan Banner....


Pos terkait