Soal Pimpinan MPR Minta Sri Mulyani Dipecat, Ini Kata Hasto PDIP

Soal Pimpinan MPR Minta Sri Mulyani Dipecat, Ini Kata Hasto PDIP
Sekjen DPP PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto pada peringatan HUT ke-17 Repdem di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat, (3/12/2021). (Foto: Istimewa)

JAKARTA, METROSIDIK.CO.ID — Sekjen DPP PDI Perjuangan (PDIPHasto Kristiyanto menyatakan seorang menteri adalah pembantu presiden dalam menjalankan roda pemerintahan. Hal itu disampaikan Hasto ketika menjawab pertanyaan wartawan atas pernyataan Wakil Ketua MPR Fadel Muhammad, beberapa hari lalu.

Fadel mengatakan MPR meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) memecat Menteri Keuangan (MenkeuSri Mulyani karena dinilai tak cakap dalam menjalankan tugasnya. Termasuk terkait kebijakan penganggaran MPR yang terus mendapatkan pemotongan.

Hasto mengatakan, permintaan itu bukan sikap resmi MPR. Hal ini lantaran permintaan tersebut sudah dikoreksi oleh pimpinan MPR lainnya.

“Menteri adalah sosok yang menguasai pemerintahan sehari-hari, sehingga sikap MPR (meminta Presiden Jokowi memecat Sri Mulyani) itu sudah dikoreksi oleh pimpinan MPR yang lain. Jadi bukan sikap resmi MPR,” ungkap Hasto, Jumat (3/12/2021).

Lebih lanjut, Hasto menyatakan dalam situasi pandemi Covid-19, semua pihak, terutama para pemimpin dan pejabat negara, tentu harus menunjukkan sikap gotong royong dan pengorbanan.

“Bahkan dari seluruh kader PDIP melalui kepala daerah dan legislatif diperintahkan melakukan realokasi anggaran. Itu merupakan suatu sikap yang justru harus ditunjukkan oleh pemimpin, untuk berlomba-lomba melakukan realokasi anggaran bagi kepentingan rakyat di tengah pandemi,” kata Hasto.

 

jasa website rumah theme
Baca juga  Kongres Ekonomi Umat MUI Hasilkan Sembilan Poin Resolusi Jihad Ekonomi Sebagai Panduan

Pos terkait