JAKARTA, METROSIDIK.CO.ID — Sekjen DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menyatakan seorang menteri adalah pembantu presiden dalam menjalankan roda pemerintahan. Hal itu disampaikan Hasto ketika menjawab pertanyaan wartawan atas pernyataan Wakil Ketua MPR Fadel Muhammad, beberapa hari lalu.
Fadel mengatakan MPR meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) memecat Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani karena dinilai tak cakap dalam menjalankan tugasnya. Termasuk terkait kebijakan penganggaran MPR yang terus mendapatkan pemotongan.
Hasto mengatakan, permintaan itu bukan sikap resmi MPR. Hal ini lantaran permintaan tersebut sudah dikoreksi oleh pimpinan MPR lainnya.
“Menteri adalah sosok yang menguasai pemerintahan sehari-hari, sehingga sikap MPR (meminta Presiden Jokowi memecat Sri Mulyani) itu sudah dikoreksi oleh pimpinan MPR yang lain. Jadi bukan sikap resmi MPR,” ungkap Hasto, Jumat (3/12/2021).
“Bahkan dari seluruh kader PDIP melalui kepala daerah dan legislatif diperintahkan melakukan realokasi anggaran. Itu merupakan suatu sikap yang justru harus ditunjukkan oleh pemimpin, untuk berlomba-lomba melakukan realokasi anggaran bagi kepentingan rakyat di tengah pandemi,” kata Hasto.











