“Dan, sekaligus juga ini membuktikan bahwa bangsa ini bisa membuat kereta api yang baik dengan teknologi tinggi,” imbuh Luhut.
Dia juga mengingatkan pentingnya transfer of knowledge pada produksi dan pengujian kereta LRT Jabodebek agar ke depan Indonesia dapat benar-benar menguasai teknologi perkeretaapian modern.
“Sekali lagi saya ucapkan kepada PT Inka, khususnya yang telah menyelesaikan produksi 31 trainset-nya. Semoga uji coba kereta ini diberikan kelancaran hingga dioperasikan sesuai jadwal,” tutup Luhut.
Sementara itu, Direktur Utama PT Inka Budi Noviantoro mengatakan, setiap trainset LRT Jabodebek terdiri atas enam kereta. Trainset tersebut dijalankan secara otomatis tanpa masinis sehingga butuh proses pengujian yang cukup lama.
Lebih jauh, dia mengharapkan dengan pelepasan trainset ke-31 LRT Jabodebek bukan berarti menjadi yang terakhir untuk Inka dalam memproduksi kereta LRT. Dia mengingInkan agar Inka ke depan kembali diberi kepercayaan untuk menggarap proyek serupa.
“Kita bisa menyaksikan kereta pelepasan paket pertama. Nanti kalau terakhir gak ada lagi kerjaan. Ini paket pertama LRT Jabodebek jadi saya berharap ada paket kedua,” papar Budi.











