DPD RI Minta Pemerintah dan DPR Tinjau Ulang Pemilu Langsung, Bagai Industri Dalam Demokrasi

DPD RI Minta Pemerintah dan DPR Tinjau Ulang Pemilu Langsung, Bagai Industri Dalam Demokrasi
Wakil ketua DPD RI Sultan B Najamudin di Jakarta pada Ahad (19/9), meminta Pemerintah dan DPR untuk meninjau kembali sistem pemilu langsung Indonesia yang membutuhkan anggaran hingga ratusan triliun. (Foto: DPD RI)

 

“Oleh karena itu, kami menyarankan agar bangsa ini untuk melakukan restorasi demokrasi dengan memperbaharui sistem pemilu dan ketatanegaraan sejak dari hulunya, yang adalah konstitusi negara. Kita membutuhkan amandemen secara lebih menyeluruh, tidak sekedarnya saja,” ujarnya.

Seperti diketahui bahwa, Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia Tandjung menyebut penyelenggaraan pemilihan umum (Pemilu) dan pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang digelar serentak tahun 2024 mendatang merupakan penyelenggaraan yang sangat mahal.

Baca juga  Kasus Covid-19 Meroket, Menag Yaqut Terbitkan Edaran Pembatasan Kegiatan di Rumah Ibadah

Pemilu 2024 nanti adalah pemilu yang menurut saya sangat mahal ya. Saya sudah hitung-hitung sebetulnya dari pengajuan yang disampaikan KPU, Bawaslu, apakah itu dari sumber APBN maupun APBD ya itu tidak kurang sekitar 150 triliun, itu kita belum bicara keamanan dan seterusnya,” kata Doli dalam paparannya dalam webinar bertajuk ‘Memotret Persiapan Pemilu 2024: Tahapan, Strategi, dan Prediksi’ yang digelar Indonesian Public Institute (IPI) secara daring, Kamis (2/9/2021).

 

jasa website rumah theme

Pos terkait