SOLOK,METROSIDIK.CO.ID – Tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban terakhir kejadian longsor tambang emas ilegal di Timbahan Nagari Abai, Kecamatan Sangir Batanghari, Kabupaten Solok Selatan, Sumatra Barat, Selasa (11/5/2021) malam. Korban dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia. Dalam peristiwa ini, total delapan penambang meninggal dunia dan sembilan lainnya luka-luka. Proses evakuasi dan pencarian berlangsung selama kurang lebih 12 jam.
Korban terakhir dari 17 penambang emas yang tertimbun longsor atas nama Siman, warga Sampu, Nagari Lubuk Gadang Utara, Kecamatan Sangir. Jenazah langsung dievakuasi petugas Basarnas untuk dibawa ke rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk segera disemayamkan. Dengan ditemukannya korban terakhir, operasi SAR pun resmi dihentikan. BACA JUGA: 1 Orang Korban Longsor Tambang Emas Ilegal di Solok Selatan Masih Dicari Berikut data korban tambang emas Timbahan Nagari Abai, Kecamatan Sangir Batanghari, Solok Selatan ;

1. Yasril warga Sungai Padi 2. Buyung warga Bidar Alam BACA JUGA: Update Longsor Tambang Emas di Solok Selatan, Tujuh Warga Meninggal Dunia 3. Yuniadi warga Abai Sangir 4. Ijal warga Rambutan BACA JUGA: Perhatian! ASN di Solok Selatan Dilarang Mudik, Kecuali Keluarga Sakit 5. Siat warga Sungai Rambutan 6. Pak De warga Dharmasraya 7. Catno warga Abai 8. Siman warga Sampu Sangir Editor : Donald Karouw Halaman Selanjutnya Halaman : 1 2 TAG : longsor tambang emas ilegal Kabupaten Solok Selatan
Korban Luka-Luka 1. Epi warga Padang Air Dingin 2. Derri warga Padang Air Dingin 3. Tomi warga Timbulun 4. Sito warga Sungai Rambutan 5. Eka warga Bumi Ayu 6. Fajrul warga Suliki 7. Abit warga Abai 8. Mitro warga Abai 9. Nova warga Bumi Ayu











