Pidato Presiden Joko Widodo di Pelantikan MKGR, Bicara Pembangunan Indonesia-sentris

Pidato Presiden Joko Widodo di Pelantikan MKGR, Bicara Pembangunan Indonesia-sentris
Presiden Jokowi (Biro Pers/Sekretariat Presiden)

 

Presiden Jokowi kemudian menyinggung pembangunan infrastruktur yang tidak hanya berpusat di Jawa. Selain itu, Jokowi bicara Undang-Undang Cipta kerja.

“Selama 5 tahun terakhir, fondasi sudah kita letakkan agar negara kita semakin kompetitif, semakin memiliki daya saing, infrastruktur kita bangun besar-besaran di seluruh pelosok Tanah Air agar pembangunan semakin rata dan dirasakan semua daerah, Indonesia sentris, bukan Jawa sentris. Berbagai kebijakan untuk meningkatkan daya saing investasi juga kita telah siapkan. Kita melakukan reformasi struktural secara besar-besaran, Undang-Undang Cipta Kerja dan aturan turunannya sudah siap. Kemudian juga soft ring warfare yang juga telah terbentuk,” ujar Jokowi.

Baca juga  Djoko Setijowarno minta Pemerintah Abaikan Usulan Dispensasi Mudik Lebaran untuk Santri

Adanya UU Cipta Kerja, menurut Jokowi, untuk membenahi aturan main dunia usaha. Jokowi berharap MKGR berperan dalam menjawab tantangan di Indonesia.

“Dengan tujuan ekosistem usaha dibenahi, berbagai kemudahan pengembangan lapangan pekerjaan bisa dipenuhi. Menjadi lompatan besar untuk menciptakan lapangan kerja yang sebanyak-banyaknya,” ucap Jokowi.

“Dalam kerja besar itu, saya berharap ormas MKGR menjadi bagian dari solusi permasalahan bangsa. Bergotong royong, bersinergikan berbagai kekuatan, bangkit bersama untuk mewujudkan Indonesia maju,” imbuhnya.

Ormas MKGR sebelumnya telah merampungkan kepengurusan DPP periode 2020-2025. Pengurus salah satu ormas pendiri Golkar ini meliputi anggota DPR pejabat teras DPP Golkar hingga mantan wali kota.

“Terbukti saat ini lebih dari 43 persen anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar adalah kader ormas MKGR,” kata Ketua Umum DPP Ormas MKGR 2020-2025, Adies Kadir, dalam keterangannya, Jumat (19/3).

 

 

 

 

Sumber: 

 

jasa website rumah theme

Pos terkait