Kajari Natuna, Pasar Tradisional Desa Payalaman Sudah Sampai Tahap Penyidikan

NATUNA-METROSIDIK.CO.ID | Terkait dugaan korupsi Pembangunan Pasar Tradisional di Desa Payalaman Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) pihak Kejaksaan Negeri Natuna sudah dua kali melaksanakan kegiatan ekspose terhadap pihak – pihak yang terlibat dalam pembangunan pasar tersebut.

Kepala Kejaksaan Negeri Natuna Juli Isnur mengatakan, perkembangan kasus pasar itu sudah sampai pada tahap penyidikan.

” sekarang kasusnya sudah sampai pada tahap penyidikan, yakni penyidikan umum. Untuk sementara, belum dapat kita tetapkan siapa saja yang jadi tersangka ” kata Isnur saat diwawancara dikantornya Senin, 16/4.

Ia menambahkan, untuk menetapkan tersangka pihaknya tidak akan gegabah meskipun dalam ekspose perkara terdapat kerugian negara.

” kita sudah menyurati pihak BPK untuk dimintai pendapat mengenai hasil ekspose kemarin dan apakah pihak Kejaksaan dapat mempertahankan hasil ekspose yang sudah dilakukan? tentunya kita menunggu pendapat dari BPK “. tambah Isnur.

Menurut Isnur, pasar tradisional yang miring itu tidak dapat digunakan serta terdapat kerugian negara.

Saat dikonfirmasi, mengenai siapa saja yang terlibat dalam dugaan korupsi pasar Miring, kepala cabang Kejaksaan Negeri Tarempa Bayanullah mengatakan pihaknya sedang mengumpulkan alat bukti.

“Wah!,, ada tahapannya bg, kita masih uji konstruksi dengan ahli untuk melengkapi alat bukti”. terang Bayan kepada metrosidik Minggu, 15/4.

Ia menjelaskan, dirinya sedang berada di Kecamatan Palmatak guna memantau perkembangan penyidikan pasar tersebut.

Sebelumnya, pembangunan pasar Tradisional diKecamatan Palmatak menghabiskan anggaran Rp 900 juta yang berasal dari anggaran Kementerian Koperasi yang pembangunannya dikelola oleh Koperasi Serba Usaha (KSU) Sekar Wangi.

Selain itu, kasus pembangunan pasar miring di Kabupaten Kepulauan Anambas ini sudah menjadi sorotan publik serta merupakan laporan LSM kepada kejaksaan Negeri Tarempa.

Baca juga  KM Bukit Raya Kandas, Bupati Natuna Tinjau ke Lokasi Kejadian

*Fitra

jasa website rumah theme

Pos terkait