Dalam pembangunan smelter, PTFI menggandeng PT Chiyoda International Indonesia untuk melakukan pekerjaan engineering, procurement, dan construction (EPC) pada tahap konstruksi. Tahap ini akan membuka lapangan pekerjaan bagi setidaknya 40 ribu tenaga kerja yang direkrut melalui perusahaan kontraktor.
“PTFI akan mendorong perusahaan kontraktor agar memaksimalkan perekrutan masyarakat lokal untuk mengisi bidang-bidang pekerjaan tertentu,” katanya.
Tony sepakat dengan Presiden bahwa industri hilir tembaga dan turunannya di Indonesia perlu ditingkatkan. Tujuannya agar produk katoda tembaga dapat semakin banyak diserap di dalam negeri dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas.
Transformasi
Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, inovasi dan transformasi PT Freeport terus berlangsung setelah pemerintah mengambil alih 51 persen saham Freeport. Erick menyebut, kinerja Freeport pun terus mengalami peningkatan dalam setahun terakhir.
“Saat ini, pertumbuhan pendapatan Freeport dibandingkan tahun kemarin meningkat hampir 100 persen. Tahun kemarin Rp 50 triliun dan tahun ini diproyeksikan mencapai Rp 105 triliun,” ujar Erick.
Erick menilai pertumbuhan kinerja Freeport tak lepas dari adanya efisiensi, peningkatan kapasitas produksi, dan juga kenaikan harga tembaga. Terkait pembangunan smelter, Erick mengatakan fasilitas pemurnian dengan nilai investasi sebesar Rp 42 triliun tersebut akan menghasilkan katoda tembaga dan fasilitas pemurnian logam berharga yang menghasilkan emas, perak, dan logam berharga lainnya.
Nantinya, kata Erick, Freeport mampu menghasilkan rata-rata produksi 35 ton emas per tahun dengan nilai transaksi sekitar Rp 30 triliun.
Erick optimistis, kehadiran smelter di KEK Gresik akan menciptakan lapangan kerja baru yang dapat mendorong kesejahteraan masyarakat sekitar. “Ibu Gubernur Jawa Timur juga menitipkan kalau bisa mayoritas pekerja dari Jatim sehingga kepastian pembukaan lapangan kerja dapat terjadi,” kata Erick.
Erick menambahkan, PTFI juga bakal meluncurkan 5G Mining pada tahun depan. Erick mengatakan, inovasi tersebut merupakan langkah transformasi yang dilakukan Freeport dalam menghadapi persaingan industri 4.0.
“Kami berencana enam bulan lagi, kami mengharapkan Bapak Presiden bisa hadir di Freeport untuk menyaksikan peresmian 5G Mining,” ujar Erick.
Erick menyebut, 5G Mining Freeport menjadi yang pertama di Asia Tenggara. Erick telah menugaskan PT Telkom Indonesia untuk membantu Freeport dalam penyediaan layanan 5G Mining yang akan menjaga keamanan operasional. “Karena memang nanti tambang yang dilakukan itu tambang dalam sehingga penting sekali proteksi para tenaga kerja yang bekerja di dalamnya,” ujar Erick.
Erick menyampaikan, layanan 5G Mining juga akan meningkatkan konektivitas integrasi hyper connected network. Nantinya, teknologi tersebut akan menghadirkan kendaraan atau truk-truk besar otonom. “Persiapan ini kita sedang kita coba maksimalkan antara Freeport dan Telkom.”











