Satpol PP Natuna, Laksanakan Apel Luar Biasa Yang Pertama Kalinya

  • Whatsapp

NATUNA-METROSIDIK.CO.ID | Satuan polisi Pamong Praja ( Satpol – PP) gelar Apel Luar Biasa yang pertama kalinya,berlangsung di halaman Mako, pada Rabu 18 April 2018.

Tampak Puluhan anggota satpol dan ada juga dari paskhas kesatuan TNI Angkatan Udara (sebagai pembina satpol pp Natuna) serius menjalani apel luar biasa tersebut.

Sementara itu, Kasatpol-PP Dodi Nuryadi S.STP saat ditemui seusai apel memaparkan, “Apel Luar Biasa ini dilaksanakan untuk pembaretan dan sekaligus penjatuhan sanksi anggota satpol”.ucap Dodi, sambil mengajak awak media ngopi,” Bagusnya kita ngobrol sambil ngopi di warung belakang”.

Dalam perjalanan menuju warung yang berada di belakang Mako Satpol Natuna, Dodi mengatakan, “sebanyak 4 orang anggota satpol melakukan pelanggaran, diantaranya 1 orang PNS berinisial (AM) dan 3 orang lainnya PTT, (UJ), (SN) dan (KL).Sedangkan untuk pembaretan ada 5 orang yang bertugas di Kecamatan Serasan dan Serasan Timur.

Foto : Satpol PP Bersama Paskhas kesatuan TNI Angkatan Udara

Sampai diwarung kopi, ternyata Sekretaris Satpol PP, yang biasa di sapa Romi, bersama anggota Paskas AU sudah menunggu kedatangan Kasatpol PP.

Sambil minum kopi hangat, Romi, juga memberikan pemaparan, “sanksi yang di berikan, berdasarkan Peraturan Bupati No 13 tahun 2007, tentang tata tertib satuan polisi pamong praja, para anggota tersebut di jatuhkan sanksi sesuai tingkat kesalahan”.

Anggota berinisial (AM) dipecat dari kesatuan Satpol – PP karena melakukan pelanggaran berat (Insubodinasi) . “Ia di beri sanksi berat, lantaran tidak masuk jam tugas, kemudian di jemput oleh Petugas Tindak Internal ( PTI ) Satpol PP. Namun kepada petugas PTI, dia (AM) mengatakan akan datang, ternyata  (AM) datang ke Mako Satpol dalam kondisi mabuk, membawa parang dan melakukan intimidasi terhadap personil,”jelas Romi.

(AM) di ketahui sudah berulang kali melakukan pelanggaran dan sudah pernah pernah mendapatkan surat teguran bahkan sudah membuat surat pernyataan,tapi dirinya terus berulah.

Baca juga  10 Orang Diduga Korupsi Tanah Rp 3 Triliun di Labuan Bajo Ditahan, 1 Warga Italia

“Sementara ketiga PTT lainnya di jatuhi sanksi sedang, lantaran beberapa kali tidak datang saat jam jaga. Mereka Kita lakukan pembinaan latihan fisik, ” ucapnya.

Dodi mengatakan , apel luar biasa ini baru di lakukan untuk pertama kalinya di Kabupaten Natuna. Ia berharap, jangan ada lagi anggota satpol lalai dan sesuka hatinya dalam melaksanakan tugas. “Kita ini harus jadi teladan di tengah masyarakat, jangan membuat malu kesatuan Satpol PP Natuna,” tegasnya.

Dodi mengingatkan, “bahwa, Satpol yang berinisial (AM) bukan lagi anggota Mako Satpol PP Natuna. Segala tindak tanduknya yang mengatas namakan kesatuan Satpol PP bukan tanggung jawab kami lagi”.

Selain melakukan penjatuhan sanksi, 5 Anggota Satpol PP dari kecamatan Serasan dan Serasan Timur juga mendapat pembaretan. Sebelumnya kelima anggota itu telah melakukan masa orientasi selama dua Minggu yang di bina langsung oleh Paskhas TNI AU. Usai di lakukan pembaretan, mereka akan kembali bertugas ke kecamatan Serasan dan Serasan Timur.

Laporan : mon

jasa website rumah theme


Dapatkan Pelanggan Anda!
Dengan Pasang Iklan Banner....


Pos terkait