Aksi Koboi KM Asia Indah Resahkan Warga Anambas


Anambas, metrosidik.co.id–Kapal ferry KM Asia Indah, disinyalir melanggar kesepatakan bersama antara DPRD dan Pemkab Kepulauan Anambas, yang membatasi arus keluar masuk kapal penumpang, seperti Sabuk Nusantara, Kapal Ferry VOC Batavia, KM Bukit Raya di saat pendemi Virus Corona.

KM Asia Indah milik Tumin ini mengangkut 32 orang mahasiswa dari Tanjung Pinang dan tiba di pelabuhan Tarempa pada Jum’at malam sekitar pukul 20.30 Wib.

Diduga pelayarannya telah melanggar SOP dan tidak dilengkapi dokumen berupa Surat Izin Berlayar (SIB) dari Syahbandar. Selain itu, tidak ada koordinasi bersama Tim Gugus Tugas Covid-19.

Menurut informasi, awalnya KM Asia Indah membawa pasien rujukan dari Letung, pada Kamis (16/4/2020), dengan status charter oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas.

Namun, saat hendak kembali ke Tarempa, kapal ferry berkapasitas 70 seat itu, mengangkut mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di Tanjung Pinang dan hendak kembali ke Anambas. Kapal tersebut bertolak dari Pelabuhan Kijang, pada pagi tadi

“Ya, tak ada izin berlayar, tapi tetap saja berangkat,” ujar salah seorang penumpang yang tak mau namanya disebut.

Sementara itu, Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau saat ini telah termasuk salah satu provinsi yang terinfeksi Virus Corona.

Sampai berita ini diturunkan, pihak berwenang yakni Syahbandar Tarempa belum memberikan pernyataan resmi terkait pelayaran yang diduga illegal itu.

*Fitra

jasa website rumah theme
Baca juga  Catat! Pertamina Sumbar Siagakan 8 SPBU 24 Jam, Ini Lokasinya

Pos terkait