Batam, Metrosidik.co.id – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri silaturahmi Pengurus Paguyuban Warga Lamongan (Pawala) Batam bersama Bupati Lamongan Yuhronur Efendi dan Anggota DPR RI Ahmad Labib di Golden Prawn, Bengkong, Sabtu (1/11/2025) malam. Acara tersebut menjadi momentum mempererat persaudaraan sekaligus memperkuat kontribusi warga Lamongan dalam pembangunan Kota Batam.
Dalam sambutannya, Wali Kota Amsakar mengapresiasi kebersamaan warga Lamongan yang telah turut berperan dalam kemajuan Batam. Ia juga memaparkan perjalanan Batam yang tumbuh dari kawasan industri kecil menjadi kota dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di Indonesia.
“Di Batam ini ada dua entitas, yaitu BP Batam dan Pemko Batam. Keduanya berjalan beriringan dalam membangun dan mengembangkan kota ini,” ujar Amsakar. “Batam dulu hanya dihuni sekitar 6.000 penduduk. Kini jumlahnya lebih dari 1,3 juta jiwa. Semua ini berkat industrialisasi dan kolaborasi semua elemen masyarakat.”
Lebih jauh, Amsakar menekankan pentingnya rasa memiliki bagi seluruh warga pendatang untuk menjaga keberlanjutan pembangunan Kota Batam.
“Saya minta jangan merasa hanya sebagai perantau dari Lamongan. Anggaplah diri sebagai warga Batam yang berasal dari Lamongan. Kalau kita memaknai Batam sebagai rumah bersama, maka kita akan menjaganya, merawatnya, dan tumbuh bersama di sini,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat Pemerintah Kota Batam dan warga setempat terhadap masyarakat Lamongan yang tinggal di Batam.
“Alhamdulillah, warga Lamongan diterima dengan baik di Batam. Malam ini rasanya seperti pulang kampung, apalagi dengan hidangan soto Lamongan dan pecel lele. Terima kasih atas sambutan yang luar biasa ini,” tutur Yuhronur penuh kehangatan.
Anggota Komisi VI DPR RI Dapil X Jawa Timur, Ahmad Labib, juga mengapresiasi peran warga Lamongan dalam mendukung pembangunan Batam. Ia berharap paguyuban terus menjaga kekompakan dan nama baik daerah asal.
“Sinergi antara warga Lamongan dan Pemerintah Kota Batam harus terus dijaga. Paguyuban seperti Pawala ini sangat penting untuk menguatkan persaudaraan sekaligus memperkuat kontribusi di daerah tempat tinggal,” ujar Labib.
Acara gala dinner ini tidak hanya menjadi ajang temu kangen perantau Lamongan, tetapi juga menjadi simbol eratnya jalinan kebersamaan dan semangat membangun Batam sebagai kota maju, harmonis, dan penuh persaudaraan.











