Kajari Sebut, Ke Enam Tekong Vietnam Yang Kabur Bukan Tahanan

  • Whatsapp

Foto: Kepala Kejaksaan Negeri Natuna Juli Isnur

 

NATUNA-METROSIDIK.CO.ID | Enam orang warga asing asal Vietnam kabur dari Kejaksaan Natuna, Jumat sore, 15/06/2018. Ke Enam WNA Vietnam ini merupakan terdakwa pelaku illegal fishing yang sedang menjalani proses sidang.

Dikonfirmasi Kajari Natuna, Juli Isnur membenarkan atas peristiwa kaburnya ke Enam orang terdakwa Warga Negara Asing (WNA) Vietnam yang didakwa kejahatan illegal fishing.

” mereka bukan tahanan Kejaksaan. Jadi sebenarnya mereka orang bebas, tapi demi memudahkan dan lancarnya persidangan makanya mereka kita kumpulkan” jelas Juli saat dihubungi Metrosidik. Sabtu, 16/6/18.

Menurutnya, hal ini berdasarkan perjanjian UNCLOS (United Nations Convention on the Law of the Sea), tahun 1982 yang telah diratifikasi.
” Sementara antara kita dengan negara Vietnam sampai saat ini belum membuat perjanjian mengenai penahanan tersebut” tambahnya.

Ia menjelaskan, bagi terdakwa WNA terkait kejahatan illegal Fishing di Indonesia tidak dapat dilakukan penahanan. Karena belum ada perjanjian antara Pemerintah Republik Indonesia dengan pemerintah asal negara terdakwa, maka pada terdakwa berlaku Pasal 102 Undang-undang Nomor 31 Tahun 2004 Jo Undang-Undang Nomor 45 tahun 2009 Tentang Perikanan. Pasal 102, tidak membolehkan pidana penjara, maka terdakwa tidak ditahan  selama persidangan.

Ke Enam Terdakwa Ilegal Fishing warga Vietnam dikabarkan kabur dari pengawasan Kejaksaan Negeri Natuna, diantaranya,  Hoa, Khanh, Vuong, Tuan, Khaoi dan Cuc yang semuanya merupakan Tekong (Nakhoda) Kapal Tangkap. 

*Fitra

jasa website rumah theme
Baca juga  DPRD Natuna Melalui Pansus A Lakukan Kunjungan Kerja Ke Tanjungpinang


Dapatkan Pelanggan Anda!
Dengan Pasang Iklan Banner....


Pos terkait