
Anambas, Metrosidik.co.id – Tersebarnya pesan grup dan video berantai dari aplikasi WhatshApp yang menginformasikan bahwa kapal asing nelayan Vietnam memasuki perairan Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA), saat ini belum diketahui kebenarannya.
Dalam unggahan video 2 menit 50 detik tersebut, mengklaim “Ramai Vietnam di lautan Anambas, mana penjaga-penjaga laut ini,” demikian suara dalam unggahan video yang belum diketahui pengunggahnya.
Sedangkan pesan singkat di salah satu group Whatshapp yang diteruskan menyebutkan “Di wilayah 56 masih kawasan Anambas dari Teluk Durian ke lokasi membutuhkan waktu 2 hari 2 malam menggunakan pompong,” tulisnya.
Melalui pesan singkat Whatshapp, Komandan Lanal (Danlanal) Tarempa, Letkol Laut (P) Yovan Ardhianto Yusuf, S.E., M.Tr.Opsla menjelaskan hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan resmi terkait hal tersebut.
“Terkait hal itu belum ada laporan yang diterima Lanal mungkin bisa disampaikan narasumber informasi tersebut agar melaporkan kepada kami sehingga bisa ditindaklanjut informasinya terkait koordinat dan tanggal pastinya,” tulis Danlanal Tarempa, Selasa(14/06/2022) yang diterima jurnalis metrosidik.co.id
Dirinya juga menjelaskan mungkin lebih tepatnya tidak di perairan Anambas namun lebih ke Laut Natuna Utara.
“Kalau perairan Anambas pengertiannya masih di dalam 12 mil sekitar Kepulauan Anambas, sedangkan naik pompong sampai 2 hari 2 malam pasti lebih dari 12 mil jaraknya. Kendati demikian apapun segala macam informasi suatu hal yang berharga dan sangat kami apresiasi terhadap para nelayan Anambas serta pasti akan kita tindaklanjuti informasi tersebut, namun akan kami analisa kembali agar lebih mudah,” jelasnya.
Diakhir pesan, dirinya menyampaikan Lanal Tarempa masih konsisten melaksanakan patroli di wilayah Kerja Lanal Tarempa.
“Sejauh ini belum ada kendala dengan keterbatasan Solar. Kami manfaatkan dukungan yang ada se-efektif mungkin dengan penyesuaian pola operasi,” tutupnya.











