Polri: Pembukaan 92 Rekening FPI yang Diblokir Disebut Kewenangan PPATK

  • Whatsapp
Polri: Pembukaan 92 Rekening FPI yang Diblokir Disebut Kewenangan PPATK
Polri: Pembukaan 92 Rekening FPI yang Diblokir Disebut Kewenangan PPATK

JAKARTA, METROSIDIK.CO.IDPolri menyebut pembukaan 92 rekening milik Front Pembela Islam (FPI) yang diblokir menjadi kewenangan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Polri tak pernah meminta memblokir rekening tersebut.

“Penyidik Bareskrim tidak pernah meminta pemblokiran atau pembekuan rekening tersebut kepada PPATK,” kata Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi saat dihubungi, Rabu, 24 Maret 2021.

Andi mengakui PPATK memang mengirimkan laporan hasil analisis (LHA) pada Polri. Namun, Polri tidak memblokir 92 rekening FPI usai membaca LHA.

“Karena belum menemukan predicate crime (tindak pidana asal) yang memadai,” kata jenderal bintang satu itu.

Baca juga  Polres Tulang Bawang Gelar Apel Konsolidasi Operasi Ketupat Krakatau 2019

Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri telah menggelar perkara laporan hasil pemeriksaan PPATK terhadap 92 rekening FPI pada awal Februari 2021. Dari gelar perkara diketahui 92 rekening itu terdapat pada 18 bank yang ada di Indonesia.

Namun, polisi tidak mengungkap 18 bank tersebut. Hanya saja, 92 rekening itu disebut terdiri atas milik pengurus pusat FPI, pengurus daerah, dan beberapa individu yang terkait dengan kegiatan FPI.

Polisi juga telah mengetahui total dana yang terdapat dalam 92 rekening itu. Namun, jumlahnya tidak dapat disampaikan ke publik.

Sebanyak 92 rekening itu saat ini diblokir sementara. Pemblokiran dilakukan dalam proses penyelidikan. Rekening itu akan diblokir permanen jika ditemukan unsur pidana.

 

 

 

Sumber: 

 

Pos terkait

jasa website rumah theme