Pertamina Ungkap soal Sengketa Lahan di Pancoran Jakarta Buntut Picu Bentrokan

  • Whatsapp
Pertamina Ungkap soal Sengketa Lahan di Pancoran Jakarta Buntut Picu Bentrokan
Bentrokan di Pancoran Buntu Jaksel. ©2021 Merdeka.com

JAKARTA, METROSIDIK.CO.ID — Pihak PT Pertamina akhirnya angkat bicara terkait aset tanah yang berlokasi di Jalan Raya Pasar Minggu Km 15, RT 006, RW 02, Kelurahan Pancoran, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan secara hukum sah milik Pertamina. Hal itu menyusul dikabulkannya Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan kepada Mahkamah Agung (MA).

“Berdasarkan upaya hukum luar biasa yang dilakukan yakni Peninjauan Kembali, Mahkamah Agung mengabulkan bantahan perusahaan dan menyatakan bahwa Pertamina adalah pemilik satu-satunya yang sah dari tanah-tanah dan bangunan beserta segala sesuatu yang terdapat di atasnya,” kata Manager Legal PT Pertamina Training and Consulting (PTC) Achmad Suyudi, dalam keterangannya, Kamis (18/3).

Menurutnya, Pertamina memiliki hak secara hukum, atas kepemilikan lahan yang dikuatkan melalui Sertipikat Hak Guna Bangunan (HGB) Nomor: 630, 631, 632, 633, 634, 635, 636, 637, 638, 639, 640, 641, 642, 643, 644, 645, 646, 647, 648, 649, 650, 651, 652, 653, 707, yang diterbitkan oleh Kantor Pertanahan Jakarta Selatan qq. Badan Pertanahan Nasional dan Akta Pelepasan Hak Nompr 103 Tahun 1973 yang dibuat di hadapan Mochtar Affandi, Notaris di Jakarta.

Selain itu, lanjut dia, objek tanah tersebut merupakan bentuk penyertaan modal Pemerintah Republik Indonesia kepada PT Pertamina berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No.23/KMK.06/2008 dengan nomor harmoni aset 100001418.

Selain itu, aset tanah tersebut tercatat sebagai objek pajak PBB dengan NOP 31.71.041.006.005-0106.0 dimana Pertamina sebagai subjek pajak selalu melakukan pembayaran tepat waktu.

“Sebagai pemegang hak yang sah secara hukum, Pertamina melalui anak usahanya PT Pertamina Training and Consulting (PTC) mengupayakan proses pemulihan aset dengan melakukan pengamanan dan penertiban aset dari penghuni tanpa hak di lokasi tanah tersebut,” ujarnya.

Baca juga  Kepada Kemendikbud, BPIP Harap Pancasila Masuk Kurikulum, Asosiasi Guru PPKN Beri Respons

Terlebih, Achmad menyampaikan kalau upaya pemulihan tersebut telah berjalan lebih dari 10 bulan dengan baik dan aman karena PT PTC telah melakukan sosialisasi sebelum pelaksanaan pemulihan aset milik Pertamina secara persuasif dan tetap membangun komunikasi melalui tokoh masyarakat, aparat muspika dan Aparat Sipil Negara setempat.

Lalu, terkait status lahan dan penyadaran bahwa objek tersebut akan digunakan untuk kepentingan negara.

“Selain itu, PT PTC memastikan proses pemulihan aset Pertamina di Pancoran dilakukan dengan pendampingan dari pihak aparat kepolisian,” ujarnya

“Sampai saat ini, sudah lebih dari 75 persen lahan telah dikembalikan kepada Pertamina, dan semua kami lakukan sesuai prosedur dan tidak ada cara-cara anarkis menggunakan ormas tertentu pada proses pemulihan aset,” tambahnya.

 

Pos terkait

jasa website rumah theme