Sejumlah Perusahaan Otomotif Jepang Sepakat Akan Tambah Investasi di Indonesia

  • Whatsapp
Sejumlah Perusahaan Otomotif Jepang Sepakat Akan Tambah Investasi di Indonesia
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita ketika melakukan rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, di Jakarta, Kamis (27/8/2020).(Dokumentasi Humas Kementerian Perindustrian)

JAKARTA, METROSIDIK.CO.ID — Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menyebutkan sejumlah perusahaan otomotif Jepang, telah menyepakati untuk berinvestasi di Indonesia.

“Honda memberikan komitmen bahwa akan menambah investasi sampai dengan tahun 2024, sekitar Rp 5,2 triliun. Ini termasuk dalam pengembangan model-model baru yang akan dikembangkan di Indonesia,” katanya dalam konfrensi pers virtual, Kamis (11/3/2021).

Selain itu, lanjut Menperin, Honda berkomitmen akan memperluas kegiatan investasi dan produksinya di Indonesia. Bahkan Honda sampai hari ini, telah membantu melakukan ekspor komponen-komponen mobil yang diproduksi di Indonesia.

“Itu dikirim menjadi bagian dari double supply chain dan dikirim ke Thailand, Vietnam, juga dari Jepang sendiri, Pakistan, Saudi Arabia. Totalnya sembilan negara yang merupakan tujuan ekspor,” kata dia.

Baca juga  Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

Sama seperti Honda, Suzuki turut berkomitmen menambah investasi di RI sebesar Rp 1,2 triliun. Dana tersebut akan dimanfaatkan untuk pengembangan kendaraan tipe Ertiga dan XL7.

“Ertiga dan XL7 ini basisnya ISG (Integrated Starter Generator). Hampir sama dengan mild hybrid, model-model ini yang dikembangkan akan menjadi model untuk tujuan ekspor di pasar Asia dan juga Latin Amerika,” jelas Menperin.

Pabrikan otomotif Jepang lainnya yang akan menambah investai di Indonesia adalah Toyota. Nilai investasi yang akan dikucurkan yakni 2 miliar dollar AS atau setara Rp 28 triliun hingga 2024.

Sebelumnya, Menperin menyebutkan, Mitsubishi Motor Corporation juga berkomitmen menambah investasi sebesar Rp 11,2 triliun pada akhir tahun 2025 dengan proyeksi terjadi peningkatan kapasitas produksi, dari 220.000 menjadi 250.000 unit.

 

 

 

Sumber: 

 

Pos terkait

jasa website rumah theme