Mahfud MD: KLB Sumut Tidak Dianggap Secara Hukum, Saat Ini Ketum Demokrat AHY

  • Whatsapp
Mahfud MD KLB Sumut Tidak Dianggap Secara Hukum, Saat Ini Ketum Demokrat AHY
AHY Gelar Rapat Pimpinan Menyikapi KLB di Deli Serdang. ©2021 Liputan6.com/Herman Zakharia

JAKARTA, METROSIDIK.CO.ID — Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan HAM (Menko Polhukam) Mahfud Md menegaskan sikap pemerintah tidak menganggap agenda dan hasil Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatera Utara.

“Sampai saat ini pemerintah tidak menganggap. Secara hukum tidak tahu ada KLB atau tidak. Meskipun kita mendengar dan melihat (agenda KLB) tapi secara hukum tidak bisa mengatakan itu KLB sebelum dilaporkan secara resmi hasilnya kepada pemerintah,” kata Mahfud dalam video yang diterima merdeka.com, Minggu (7/3).

Mahfud menjelaskan, pemerintah baru akan menangani KLB Demokrat secara hukum jika penyelenggara sudah melaporkan hasilnya. Ada dua dasar yang akan digunakan untuk menyelesaikan permasalahan KLB Partai Demokrat.

Pertama, Undang-Undang Partai Politik. Kedua berdasarkan AD-ART Partai Demokrat yang yang diserahkan terakhir atau yang berlaku saat ini.

“Bagi pemerintah, AD-ART yang terakhir itu adalah AD-ART yang diserahkan tahun 2020. Maaf ya kemarin saya mungkin keliru menyebut tahun 2005. Yang betul AD-ART yang dikerahkan tahun 2020 bernomor MHH 9 Tahun 2020 bertanggal 18 Mei 2020,” lanjut Mahfud.

Dia menegaskan, setiap permasalahan yang terjadi harus diselesaikan atas dasar hukum yang berlaku. Dia juga mengatakan, pemerintah masih menganggap Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai ketua Umum Partai Demokrat. Oleh sebab itu, dia menyatakan, pemerintah secara terbuka siap menilai permasalahan ini berdasarkan hukum.

“Nah berdasarkan itu maka yang jadi ketua umum Demokrat sampai saat ini adalah AHY. Nanti akan timbul persoalan apakah AD-ART yang jadi dasar disebut KLB di Deli Serdang itu sah atau tidak, itu nanti akan dinilai secara terbuka,” ujarnya.

“Karena secara hukum itu logika masyarakat, tidak boleh main-main. Itu AD-ART yang sah sampai sekarang,” tutupnya.

Baca juga  Mahfud MD: KPK Era Firli Lebih Baik Ketimbang Era Agus Rahardjo

 

 

 

Sumber: 

 

Pos terkait

jasa website rumah theme