Heboh Sosialita Divaksinasi Covid-19 untuk Nakes, Unsur Sengaja Atau Kecolongan?

Heboh Sosialita Divaksinasi Covid-19 untuk Nakes, Unsur Sengaja Atau Kecolongan
Helena Lim (YouTube Helena Lim)

JAKARTA, METROSIDIK.CO.ID — Sosialita Helena Lim menjadi buah bibir beberapa hari belakangan, terutama di jagad maya. Bukan karena bakatnya menyanyi atau kekayaannya yang memantik perhatian, akan tetapi karena dirinya mendapatkan vaksinasi Covid-19 di Pukesmas Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Helena Lim mengabadikan momen vaksinasi dirinya di media sosialnya. Terdapat beberapa orang yang juga ikut dalam antrian vaksinasi di sebuah layakan kesehatan di Jakarta Barat.

Habis vaksin kita bisa ke mana-mana ya. Semoga vaksinnya berhasil, ada vaksin semuanya aman,” ucap Helena dalam rekaman video dan tersebar di media sosial miliknya.”Kita sudah vaksin yang pertama, dua minggu lagi kita vaksin yang kedua,” ucap Helena Lim.

Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, Kristi Wathini mengatakan Helena Lim berserta keluarga termasuk ke dalam kategori orang yang mendapatkan prioritas vaksin Covid-19. Alasan yang mendasarinya, kata Kristi, seluruh orang yang terlihat di dalam video membawa surat keterangan bekerja di apotik.

“Mereka masing-masing membawa surat keterangan bekerja di apotek. Dan apotek merupakan salah satu sarana kefarmasian yang masuk dalam prioritas pertama,” kata dia saat dihubungi, Senin (8/2/2021).

Juru Bicara Vaksin Covid-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmidzi menjelaskan bila memang status penerima vaksin adalah apoteker, maka termasuk sebagai tenaga kesehatan dan dapat memperoleh vaksinasi Covid-19.

“Masuk itu (apoteker). Itu kan petugas kesehatan,” kata Siti kepada Liputan6.com, Selasa (9/2/2021).

Namun untuk kasus Helena Lim, dia menyerahkan hal tersebut kepada pihak pemerintah daerah DKI Jakarta.

Dia memandang, mereka yang bekerja di apotek adalah bagian dari petugas kesehatan atau petugas penunjang. Karena memberikan pelayanan kesehatan juga.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria juga menuturkan, pihaknya masih mengecek mengenai vaksinasi Covid-19 yang diterima Helena Lim.

 

jasa website rumah theme