Kejaksaan Agung Beri Sanksi Bagi Ratusan Jaksa

  • Whatsapp
Kejaksaan Agung Beri Sanksi Bagi Ratusan Jaksa
ILUSTRASI - Gedung Kejaksaan Agung

METROSIDIK.CO.ID, JAKARTA — Kejaksaan Agung (Kejagung) memberikan sanksi bagi 107 oknum Jaksa yang melakukan pelanggaran di seluruh Indonesia selama periode Januari hingga Juni 2021.

Jaksa Agung Sanitiar (ST) Burhanuddin mengatakan, dari total 107 oknum Jaksa yang diberikan sanksi ada yang dijatuhi hukuman disiplin dan ada yang diberhentikan sementara. 101 oknum Jaksa di antaranya dijatuhi hukuman disiplin, sedangkan tujuh oknum Jaksa sisanya diberhentikan untuk sementara waktu sebagai PNS Jaksa.

“Penjatuhan hukuman disiplin yang telah dilakukan sebanyak 101 orang dan telah memberhentikan sementara sebagai PNS terhadap 6 orang Jaksa,” kata Burhanuddin dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis (22/7/2021).

Baca juga  Korupsi Saham Batu Bara, Kejagung Tahan Seorang Komisaris

Menurut mantan Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara itu, 107 oknum Jaksa tersebut telah diganjar sanksi pada saat Jaksa Agung Muda Pengawasan tengah melakukan inspeksi umum dan khusus di seluruh Kejaksaan di Indonesia.

“Telah dilakukan inspeksi umum sebanyak 62 kegiatan dan inspeksi khusus sebanyak 10 kegiatan,” ujar Mantan Jaksa Agung Muda bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (JAMDatun) Kejaksaan Agung tersebut.

Selain itu, selama enam bulan, Burhanuddin menyebut, Bidang Tindak Pidana Khusus telah melakukan penyelidikan 860 tindak pidana korupsi.

Baca juga  Kejagung Periksa Lagi Empat Orang Saksi Dugaan Kasus Korupsi Asabri

Dari ratusan perkara itu, jajaran Jaksa Agung Muda bidang Pidana Khusus telah menaikan 847 perkara ke tingkat penyidikan. Lalu, 654 perkara di tingkat penuntutan. Lalu, 605 perkara telah berada di tahap eksekusi.

Jaksa Agung menyebut, dari penanganan perkara itu tim penyidik telah melakukan penyitaan aset dari para tersangka senilai lebih dari Rp14 triliun.

Sementara itu di Bidang Tindak Pidana Umum, perkara yang telah masuk dalam tahap penuntutan mencapai 56.987 perkara. Sementara, 43.962 perkara di tahap eksekusi. Korps Adhyaksa selama pandemi covid-19 telah melaksanakan persidangan secara dalam jaringan (daring) sebanyak 339.090 perkara.

Baca juga  Yenny Wahid Harap BNPT Garda Terdepan Ciptakan Suasana Tenang dan Tentram di Masyarakat

Sejauh ini, Jaksa Agung Muda bidang Tindak Pidana Umum Kejagung telah membentuk Kelompok Kerja Akses Keadilan Kejaksaan (Pokja Akses Keadilan) berdasarkan Keputusan JA No. 166/2021 dan terbitnya Pedoman No. 11/2021 tentang Penanganan Perkara Tindak Pidana Narkotika dan atau Tindak Pidana Prekursor Narkotika.

Dasar aturan tersebut merupakan kelanjutan dari penegakan hukum berdasarkan keadilan restoratif dan sebagai pelaksanaan dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2020-2024 dan Program Prioritas Nasional.

 

 

jasa website rumah theme

Dapatkan Pelanggan Anda!
Dengan cara Mudah....

Pos terkait


MENARIK UNTUK ANDA: