KPK Telah Lakukan 27 Lokasi Terpisah Penggeledahan Kasus Korupsi Bansos Covid-19

  • Whatsapp
KPK Telah Lakukan 27 Lokasi Terpisah Penggeledahan Kasus Korupsi Bansos Covid-19
ILUSTRASI - Gedung KPK Jakarta.

METROSIDIK.CO.ID, JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tetap mengacu pada bukti telah melakukan penggeledahan di 27 lokasi geledah terpisah sesuai dengan surat izin terbitan Dewan Pengawas (Dewas) KPK. Kuasa hukum KPK Natalia Kristianto menerangkan, delapan lokasi geladah yang disebutkan dalam memori jawaban pihaknya, dalam praperadilan ajuan Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI), hanya contoh dari sejumlah bukti geledah yang sudah pernah dilakukan KPK terkait penyidikan korupsi pengadaan paket bantuan sosial (bansos) Covid-19 di Kementerian Sosial (Kemensos),

“Itu (memori jawaban KPK), disebutkan delapan (lokasi penggeledahan), hanya sample (contoh) saja. Karena kami berpikir, psikologis hakim juga kalau membaca semuanya,” ujar Natalia saat ditemui usai sidang ketiga praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Rabu (7/4).

Menurut dia, pun dari Dewas KPK, sebagai turut termohon dalam praperadilan MAKI menyebutkan adanya bukti-bukti berupa 27 berkas acara penggeledahan, sebagai tambahan materi jawaban yang diajukan ke hakim tunggal.

“Artinya, kan apa yang kami sampaikan kemarin sebagai sampling (contoh) penggeledahan, tetapi kemudian dalam pembuktian ini, kami sampaikan bahwa Dewas, sudah ada 27 berkas acara geledah yang diserahkan,” terang Natalia.

Baca juga  Kisruh Partai Demokrat, Lewat Cuitan Jimly Sarankan Presiden Jokowi Pecat Moeldoko

Sehingga menurut Natalia, contoh delapan lokasi penggeledahan yang KPK beberkan dalam memori jawaban praperadilan, tak menunjukkan adanya kecacatan dalam proses penyidikan KPK, seperti yang dituduhkan MAKI.

“Saya kira, sampling delapan lokasi penggeledahan itu, sudah mewakili 27 izin penggeledahan,” kata Natalia.

Natalia menambahkan, pun KPK dalam praperadilan, sudah menyampaikan bukti kepada hakim, menjawab tudingan MAKI terkait Ihsan Yunus, politikus PDI Perjuangan yang dikatakan belum pernah diperiksa dalam penyidikan. Menurut dia, kepada hakim praperadilan menyerahkan 14 bukti, berupa surat perintah penyidikan, dan berita acara penggeledahan, serta satu surat pemanggilan terhadap Ihsan Yunus yang diduga terlibat.

 

Pos terkait

jasa website rumah theme