Korupsi Asabri, Kejagung Sita 17 Kapal di Samarinda dan Sendawar

  • Whatsapp
Korupsi Asabri, Kejagung Sita 17 Kapal di Samarinda dan Sendawar
Kapal LNG Aquarius milik PT Hanochem Shipping yang disita Kejaksaan Agung dalam penyidikan kasus korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi PT Asabri. ANTARA/HO

JAKARTA, METROSIDIK.CO.ID — Penyidik Jampidsus Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita 17 kapal sebagai barang bukti terkait kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi oleh PT Asabri (Persero).

Menurut Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, penyitaan kapal milik tersangka itu dilakukan pada Rabu (10/3).

“Kemarin (Rabu, red) kapal-kapal disita itu secara fisik berhasil ditemukan di Samarinda dan Sendawar, 17 kapal sudah dikuasai penyidik,” kata Febrie Adriansyah diberitakan Antara pada Kamis (11/3) malam.

Baca juga  Kejari Padang Tindaklanjuti Laporan Dugaan Penyelewengan Insentif Nakes

Sebanyak 17 kapal yang disita itu merupakan milik tersangka Komisaris PT Trada Alam Minera Heru Hidayat (HH).

Sebelumnya pada Rabu (10/2), penyidik juga telah menyita kapal LNG Aquarius atas nama PT Hanochem Shipping dan dokumen kepemilikan kapal sebanyak sembilan kapal tongkang dan 10 kapal tunda yang juga disita dari Hidayat.

“Dulu disita masih berupa surat-surat, kapalnya masih dicari, sekarang 17 kapal itu sudah ketemu,” jelas Febrie.

Baca juga  Kejagung Periksa 2 Saksi Terkait Kasus Korupsi Asabri

Selanjutnya, operasional kapal yang diambil alih itu diserahkan ke anak perusahaan PT Pertamina untuk mengelolanya sampai perkara putus di pengadilan.

Sejauh ini Jampidsus Kejaksaan Agung telah menetapkan sembilan tersangka dalam penyidikan kasus dugaan korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi oleh PT Asuransi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri).

Di antara tersangka itu ada dua pensiunan jenderal TNI, yaitu Mayjen TNI (Purn) Adam Damiri (direktur utama PT Asabri periode 2011-Maret 2016) dan Letjen TNI (Purn) Sonny Widjaja (direktur utama PT Asabri periode Maret 2016-Juli 2020).

Tersangka lainnya yakni Direktur Utama PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro dan Komisaris PT Trada Alam Minera Heru Hidayat. Baik Benny maupun Heru merupakan tersangka dalam kasus korupsi di PT Asuransi Jiwasraya.

Kasus korupsi Asabri ini merugikan keuangan negara sebesar Rp 23,73 triliun. Kerugian negara di kasus ini jauh lebih besar dari kasus Jiwasraya.

 

 

Sumber: 

 

 

Pos terkait

jasa website rumah theme