Gugatan Praperadilan Mantan Bupati Manggarai Barat Soal Korupsi Tanah di Labuan Bajo Ditolak Hakim

Gugatan Praperadilan Mantan Bupati Manggarai Barat Soal Korupsi Tanah di Labuan Bajo Ditolak Hakim
Bupati Manggarai Barat Agustinus Ch Dula (dua dari kanan) didampingi tim kuasa hukum saat memasuki Gedung Kejaksaan Tinggi NTT, Senin (18/1/2021).(KOMPAS.com/SIGIRANUS MARUTHO BERE)

KUPANG, METROSIDIK.CO.IDHakim Pengadilan Negeri Klas 1A Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), menolak gugatan praperadilan yang diajukan mantan Bupati Manggarai Barat Agustinus Ch Dula.

Agustinus menggugat jaksa soal penetapannya sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan aset milik Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat yang diduga merugikan negara Rp 3 miliar.

Hakim tunggal Pengadilan Negeri Klas 1A Kupang, Anak Agung Oka menolak gugatan praperadilan yang dimohonkan Agustinus.

Putusan tersebut dibacakan dalam sidang di Pengadilan Negeri Kupang, Kamis (18/2/2021).

Adapun amar putusan praperadilan yakni menolak semua dalil yang diajukan pemohon praperadilan.

Dalam pertimbangannya, hakim Anak Agung Oka menyampingkan keterangan dua saksi yakni Fransiskus Harum dan saksi Zulkarnain Djuje serta pendapat para ahli tata negara dan ahli pidana yang diajukan pemohon dalam persidangan.

Sebab, keterangan para saksi dan ahli sudah masuk dalam materi pokok perkara dan bukan soal prosedur penetapan pemohon sebagai tersangka oleh termohon (Kejaksaan Tinggi NTT).

Dengan demikian, penetapan tersangka oleh Kejati NTT sudah sesuai prosedur.

Terhadap putusan hakim tunggal praperadilan tersebut, Herry C Franklin selaku kuasa termohon Kajati NTT, menyampaikan terima kasih karena hakim sudah memeriksa secara obyektif seluruh dalil dan bukti yang diajukan pemohon dan termohon.

Lebih lanjut, Hendrik Tiip yang juga kuasa termohon mengatakan, dengan adanya putusan ini maka tindakan penyidikan yang dilakukan penyidik sah sesuai hukum acara.

 

jasa website rumah theme