Nurhadi Ancam Polisikan Saksi atas Dugaan Keterangan Palsu

Nurhadi Ancam Polisikan Saksi atas Dugaan Keterangan Palsu
Tersangka kasus dugaan suap gratifikasi senilai Rp46 miliar, Nurhadi (kanan) menaiki anak tangga sebelum menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Jumat (19/6/2020). Nurhadi yang merupakan mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) diperiksa sebagai tersangka terkait suap dan gratifikasi penanganan perkara di MA.(ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI)

JAKARTA, METROSIDIK.CO.ID — Mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi mengancam bakal melaporkan saksi bernama Marieta ke polisi atas dugaan keterangan palsu.

Sebelumnya, Marieta mengungkap adanya pembelian jam tangan Richard Mille oleh menantu Nurhadi, Rezky Herbiyono, seharga Rp 1,85 miliar untuk mertuanya.

Marieta menyebut ada percakapan bahwa Rezky membeli jam mewah untuk “babe” yang disimpulkan merupakan Nurhadi.

Atas keterangan tersebut, Nurhadi yang menghadiri sidang secara daring membantah.

“Pembelian jam Rezky ini, dari poin A sampai K sebagian besar adalah untuk ‘Babe’. Tapi di sini saudara menjelaskan nama saya Nurhadi, tegas,” kata Nurhadi, Kamis (11/2/2021), dikutip dari Tribunnews.com.

“Ini saya bantah tegas ini adalah fitnah yang sangat kejam betul dari saudara. Terus terang saja ini akan saya ambil langkah hukum karena saudara memberikan keterangan yang tidak benar,” sambung dia.

Jaksa penuntut umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pun sempat memotong penyataan Nurhadi.

Jaksa keberatan dengan pernyataan Nurhadi karena dinilai mengancam saksi mereka.

Nurhadi melanjutkan, ia menyanggah seluruh keterangan Marieta yang menyimpulkan sosok “babe” tersebut sebagai dirinya.

Nurhadi juga mengaku tidak mengetahui lokasi toko yang dimiliki Marieta.

 

jasa website rumah theme