Viral: Akses Menuju Rumah Ciledug Ditutup Paksa

  • Whatsapp
Viral: Akses Menuju Rumah Ciledug Ditutup Paksa
Dinding sepanjang kurang lebih 300 meter yang menutupi akses Asep beserta keluarga yang tinggal menetap di gedung fitness di balik dinding tersebut. Lokasi dinding dan gedung fitness itu berada di Tajur, Ciledug, Kota Tangerang, Banten.(KOMPAS.com/MUHAMMAD NAUFAL)

METROSIDIK.CO.ID — Viral di media sosial, akses menuju bangunan di kawasan Tajur, Ciledug, Kota Tangerang, Banten, ditutup paksa dengan tembok beton oleh sejumlah orang pada Februari 2021.

Mengutip Kompas, Minggu (14/3/2021), anak pemilik bangunan tersebut, Asep, mengatakan bahwa video tersebut diambil pada 21 Februari 2021.

Ia berujar, penutupan paksa itu adalah buntut dari sengketa yang tak kunjung usai sejak 2019.

Awalnya, kakek Asep, Munir (kini sudah meninggal), membeli bangunan yang dilelang bank pada 2016.

Bangunan yang dibeli Munir merupakan gedung fitness seluas sekitar 1.000 meter persegi. Bangunan itu kini ditinggali oleh Asep dan keluarganya.

Baca juga  Gempa 4,3 M Getarkan Lebak, Banten, Terasa hingga Sukabumi

Selain tinggal di sana, mereka juga mengelola gedung tersebut sebagai tempat fitness.

Asep berujar, sebelum dilelang bank, bangunan yang dibeli kakeknya milik seseorang. Ahli waris orang itu, menurut Asep, mengeklaim tanah di depan bangunan tersebut.

Asep menyebutkan, ahli waris tersebut mengakui jalan selebar 2,5 meter di depan rumah Asep merupakan hibah dari keluarganya kepada pemerintah.

Adapun total lebar jalan tersebut sekitar 3,5-4 meter, karena hal itu, si ahli waris membangun dua dinding sepanjang kurang lebih 300 meter di jalan di depan bangunan fitness yang juga rumah Asep tersebut.

Ketinggian dinding sekitar 2 meter dan jarak antardinding sekitar 2,5 meter. Dua dinding itu memanjang mulai dari depan gang gedung fitness hingga ujung jalan gang tersebut.

Saat dinding itu dibangun, masih ada akses masuk rumah dan gedung fitness dengan lebar sekitar 2,5 meter.

Banjir kemudian merendam permukiman tersebut dan menjebol salah satu dinding pada 21 Februari 2021. Dinding yang jebol selebar kurang lebih 3 meter adalah dinding yang terjauh dari rumah Asep.

Hal tersebut membuat ahli waris mendatangi rumah Asep dan gedung fitness tersebut serta mengancam ibu Asep dengan membawa senjata tajam.

Si ahli waris tak memercayai ucapan ibu Asep bahwa dinding itu jebol diterjang banjir.

Si ahli waris kemudian memaksa menutup total akses satu-satunya yang dimiliki keluarga Asep dan pengunjung tempat fitness tersebut.

Sebelumnya diberitakan, Kapolsek Ciledug Kompol Wisnu Wardana membenarkan peristiwa penutupan paksa akses rumah warga tersebut.

Aparat kepolisian, kata Wisnu, sempat mengunjungi rumah itu setelah pemilik rumah melaporkan kasus tersebut ke Polsek Ciledug.

 

 

 

Sumber: 

 

Pos terkait

jasa website rumah theme