Longsor Wonosobo Terjadi di 3 Lokasi Berbeda, Tak Ada Korban Jiwa

Longsor Wonosobo Terjadi di 3 Lokasi Berbeda, Tak Ada Korban Jiwa
ilustrasi tanah longsor. (ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani)

JAKARTA, METROSIDIK.CO.ID — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonosobo menjelaskan detik-detik terjadinya bencana tanah longsor di tiga lokasi berbeda di wilayahnya.

Longsor tersebut terjadi pada Selasa (16/2). Pertama, bencana alam itu terjadi di Dusun Kalikuto Desa Candimulyo, Kecamatan Kertek, pukul 18.45 WIB.

Di lokasi ini, BPBD mencatat hujan mulai mengguyur pada pukul 14.00 WIB. Akibatnya, tebing setinggi 7 meter dan panjang 30 meter mengalami longsor dan mengenai salah satu rumah warga.

“Tidak ada korban jiwa, kerusakan terjadi pada bagian ruang tamu, dapur serta sepeda motor rusak parah, sementara korban mengungsi di rumah kerabat keluarga,”demikian tertulis diakun Instagram BPBD Wonosobo @bpbdwonosobo pada Rabu (17/2).

Peristiwa kedua terjadi di Komplek MI Muhammadiyah Campursari Kertek pada pukul 09.00 WIB. Saat itu tebing sungai dengan tinggi 4 meter dan lebar 4 meter mengalami longsor akibat gerusan air sungai yang cukup deras.

 

Bencana ketiga terjadi di Jalan Raya Siwatu, Desa Larangan Kulon, Mojotengah, Wonosobo pukul 10.00 WIB. Longsor mengakibatkan rumpun bambu roboh menutupi jalan sehingga menutup akses jalur irigasi, sementara air meluap ke jalan.

Hingga kini belum ada laporan korban jiwa akibat bencana longsor di tiga tempat tersebut. Namun tercatat lima warga yang terdampak longsor diungsikan, dan satu rumah mengalami rusak berat.

 

 

 

 

Sumber:

 

jasa website rumah theme