Dua Oknum Polisi dan Anggota DPRD Diduga Terlibat Kasus Begal Truk

  • Whatsapp
Dua Oknum Polisi dan Anggota DPRD Diduga Terlibat Kasus Begal Truk
Dua Oknum Polisi dan Anggota DPRD Diduga Terlibat Kasus Begal Truk (Foto: RRI.id)

LAMPUNG SELATAN, METROSIDIK.CO.ID — Satreskrim Polres Lampung Selatan dan Unit Reskrim Polsek Tanjung Bintang mengungkap aksi begal truk diduga melibatkan dua oknum personel polisi dan anggota DPRD Lampung Utara berinisal HTM.

Kepala Bidang Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad menyatakan, aksi begal truk terjadi di Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan pada, 30 November 2020 lalu.

“Dalam aksi begal truk tersebut, kami telah berhasil menangkap dua personel polisi yang diduga ikut terlibat yakni IPDA YM dan Bripka HND, serta salah satu anggota DPRD berinisial HTM,” kata Pandra dalam keteranannya, Jumat (19/3/2021).

Selain tiga pelaku tersebut terdapat dua pelaku lain yang berhasil ditangkap yakni FA (23) dan GT (43).

“Untuk pelaku GT baru berhasil dibekuk pada 13 Maret kemarin, di kediamannya di Dusun Priyangan, Desa Karang Anyar, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan,” kata Pandra.

Dikatakan, kasus tersebut sudah dilimpahkan ke Kejaksaan oleh Satreskrim Polres Lampung Selatan pada 17 Februari 2021 terhadap empat tersangka yakni YM, HND, HTM dan FA.

Dijelaskan, total keseluruhan komplotan pelaku curas R4 tersebut sebanyak 9 orang, saat ini polisi baru berhasil menangkap 5 pelaku, sedangkan 4 lainnya masih berstatus DPO.

“Para pelaku dijerat Pasal 365 KUHP dengan ancaman pidana kurungan penjara paling lama dua belas tahun,” ujarnya.

Diungkapkan, kasus ini bermula pada Senin, 30 November 2020 sekira pukul 14.15 WIB, dengan lokasi sebelum gerbang masuk PT. CJ Desa Sukanegara, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan.

Saat itu, korban Eko Susanto (25) yang berprofesi sebagai supir truk warga Desa Lematang, Kecamatan Tanjung Bintang, sedang menyetir mobil dan secara tiba-tiba dicegat oleh tiga orang pelaku menggunakan mobil.

Baca juga  Di Luar SOP, Oknum Polisi ini Mengambil Paksa Sepeda Motor Warga

Ditambahkan, dalam melancarkan aksinya, para pelaku YA, HND, bersama GT menggunakan modus operandi seolah-olah truk tersebut bermasalah dengan pihak leasing.

“Lalu, ketiga pelaku secara paksa mengambil mobil tersebut. Setelah mendapatkan truk itu, kompolotan pelaku selanjutnya menjual hasil curiannya kepada salah satu anggota DPRD Lampung Utara berinisial HTM,” tuntasnya.

 

 

 

Sumber: 

 

Pos terkait

jasa website rumah theme