Menjaga Lingkungan Demi Generasi Mendatang

Kanan Wan Rendra Virgiawan Stisipol Raja Haji Semester III

Lingkungan merupakan alam yang telah ada dan merupakan ciptaan Allah tanpa adanya campur tangan manusia atau terbentuk secara alami. Manusia dan alam mempunyai hubungan yang erat bahkan sangat vital. Kehidupan kita sangat bergantung pada alam, seluruh kebutuhan primer hidup kita mulai dari oksigen, air, makanan, papan dan sumber daya alam lainnya yang menghasilkan papan sampai kebutuhan sekunder, disediakan oleh alam. Disamping kebutuhan jasmani tersebut, kita juga dapat merasakan dan menikmati kebutuhan tersier yang memanjakan jiwa rohani dari panorama keunikan dan keindahan alam seperti pantai, sungai, pegunungan dan hutan dengan aneka hayatinya baik flora maupun fauna.

Sementara alam hampir tidak mempunyai kebergantungan kepada kita. Kita semua menyadari bahwa sangat besar manfaat alam bagi kehidupan. Sebagian diantara kita sangat mensyukuri, kemudian menjaga dan memelihara serta melestarikan keberlansungan alam beserta segala sumber kekayaannya. Namun mayoritas dari kita, baik disengaja (karena ego dan keserakahan) maupun tidak sengaja (karena kebodohan), melakukan perbuatan-perbuatan yang merusak alam, seperti pembangunan dengan mengorbankan kelestarian terumbu karang bahkan menebang hutan secara liar yang dapat mengakibatkan banjir dan tanah longsor.

Dampak dari perbuatan-perbuatan yang dilakukan manusia, menyebabkan timbulnya kerusakan alam dan masalah lingkungan hidup. Khususnya wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas mengahadapi masalah lingkungan hidup, diantaranya pembangunan yang tidak ramah lingkungan, penebangan hutan secara liar, pembakaran hutan, pembuangan sampah secara sembarangan. Masalah-masalah lingkungan hidup tersebut menimbulkan bencana yang sangat merugikan bagi kita. Diantaranya yaitu timbulnya wabah peyakit (yang diderita baik manusia hewan dan tumbuhan), iklim yang tidak menentu menyebabkan banjir, kekeringan, krisis air bersih.

Lingkungan yang seharusnya menjadi tempat tinggal semua mahluk hidup yang ada di muka bumi, termasuk manusia, hewan, dan tumbuhan harus kita jaga kelestariannya. Lingkungan sangat penting bagi kelangsungan hidup bagi mahluk hidup. Karena apabila lingkungan tidak ada maka semua makhluk hidup tidak dapat bertahan hidup. Namun, sekarang lingkungan mengalami kerusakan. Itu semua akibat ulah manusia yang tidak bertanggung jawab. Contohnya saja pembangunan yang tidak ramah lingkungan bahkan tidak melestarikan alam itu sendiri, membuang sampah sembarangan yang berdampak buruk pada kehidupan mahluk hidup. Ulah manusia tersebut dapat berakibat fatal, mereka berani mengatas namakan bisnis dan mengesampingkan lingkungan tanpa memikirkan anak cucu mereka kelak. Mugkin berbuat itu sangat mudah tapi kalau mengembalikannya seperti semula sangat sulit.

Oleh sebab itu, agar bencana alam tidak terulang terus menerus, kita sebagai manusia yang hidup dimuka bumi yang telah diberikan kekayaan alam yang melimpah, seharusnya kita berterimakasih kepada Allah dengan cara menjaga dan melestarikan lingkungan ini. Mulai dari sekarang marilah kita membenahi lingkungan kita.

Bersahabatlah dengan alam maka alam pun akan bersahabat dengan kita. Seperti kita merawat diri, ada kepedulian dan rasa tanggung jawab moral yang tinggi untuk menjaganya agar selalu tanpak bersih dan indah. Misalnya menjaga sahabat kita untuk berinteraksi, mengenali, dan menikamati keindahan dan kekayaan alam disekitarnya, seperti mengunjungi pantai, taman, sungai.

Disamping itu, kita juga perlu disiplin menertibkan diri sendiri, keluarga dan sahabat-sahabat untuk membuang sampah pada tempatnya, menananm pohon dan melakukan penghijauan, menggunakan air secara bijak, tidak merusak terumbu karang dan membakar hutan, makan sesuai kebutuhan dan mengunakan pestisida berdasarkan rekemondasi yang benar dan tepat. Kita juga harus berkomitmen untuk menggunakan energi listrik dan bbm sehemat mungkin. Dengan demikian telah berkontribusi sangat positif untuk menekan atau mengurangi timbulnya masalah lingkungan hidup dialam kita.