RS Polri Masuk 139 Kantong Jenazah dan 46 Kantong Properti

Karopenmas Mabes Polri Brigjen Rusdi Hartono dalam konferensi pers di RS Polri, Jakarta Timur, Kamis, 14 Januari 2021. Foto: Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo

JAKARTA, METROSIDIK.CO.ID — Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri kembali menerima kantong jenazah korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182. Kantong itu berisikan bagian tubuh korban yang ditemukan tim SAR gabungan di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta Utara.

“Tim telah menerima 139 kantong jenazah dan 46 kantong properti,” ujar Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Rusdi Hartono dalam konferensi pers, Kamis, 14 Januari 2021.

Rusdi menyebut temuan data postmortem itu segera diindentifikasi Tim DVI dengan mencocokkan data antemortem atau data dari keluarga. Dengan begitu, jasab korban dapat teridentifikasi.

Tim DVI tengah berusaha maksimal untuk mengidentifikasi bagian tubuh korban yang ditemukan. Prinsip kehati-hatian mereka terapkan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“(Identifikasi) dilaksanakan dengan keakuratan, ketelitian, sehingga betul-betul hasil identifikasi dapat dipertanggungjawbakan,” jelas Rusdi.

Pesawat Sriwijaya Air dengan call sign SJ-182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pukul 14.40 WIB, Sabtu, 9 Januari 2021. Pesawat Boeing 737-500 dengan nomor registrasi PK-CLC itu lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, pukul 14.36 WIB.

Posisi terakhir pesawat berada di 11 mil laut utara Bandara Soetta, tepatnya di sekitar Pulau Laki, Kepulauan Seribu. Pesawat tercatat hendak menambah ketinggian dari 11 ribu ke 13 ribu kaki. Pesawat itu jatuh dengan mengangkut 62 orang yang terdiri atas 50 penumpang dan 12 kru.

 

 

Sumber: