Hari ini Presiden, Menkes, dan Tenaga Kesehatan Jalani Vaksinasi Covid-19

Suntik vaksinasi covid-19
Presiden Jokowi saat berpidato secara virtual pada Perayaan Natal Nasional Tahun 2020 di Jakarta, pada Minggu, 27 Desember 2020. (Foto: Beritasatuphoto/Joanito De Saojoao)

JAKARTA, METROSIDIK.CO.ID — Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi orang pertama di Indonesia yang disuntik vaksin Covid-19. Vaksinasi dilakukan jajaran Kementerian Kesehatan kepada Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (13/1/2021).

Selain Presiden Jokowi, pejabat lainnya yang akan divaksin adalah Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Pada tahap awal, vaksinasi dilakukan kepada 1,6 juta tenaga kesehatan dan masyarakat lainnya yang berada di garda terdepan penanggulangan wabah Covid-19, termasuk prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Di Indonesia, vaksinasi Covid-19 dimulai setelah vaksin buatan Sinovac yang dibeli pemerintah dari Tiongkok, mengantongi sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan izin penggunaan darurat diterbitkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Berdasarkan kajian BPOM, vaksin buatan Sinovac itu telah lulus uji keamanan dan keampuhan. Selain itu, tingkat efikasi (keampuhan) vaksin Covid-19 buatan Sinovac adalah sebesar 65,3%, di mana telah melebihi ambang batas minimal yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebesar 50%.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengatakan bahwa saat ini Indonesia telah memiliki 3 juta dosis vaksin siap pakai, yang sebagiannya telah terdistribusi ke daerah-daerah. Pada Selasa (12/1/2021) pemerintah telah mendatangkan 15 juta dosis bahan baku vaksin Covid-19 dari Tiongkok.

Jumlah dosis vaksin yang akan dimiliki Indonesia nantinya akan semakin meningkat. Rencananya, akan ada pengiriman vaksin dari sejumlah sumber seperti Sinovac, Novavax, AstraZeneca, BioNTech-Pfizer, hingga COVAX/GAVI setiap bulannya hingga akhir tahun.

Hingga awal tahun depan akan tiba sebanyak 426 juta dosis vaksin.

“Insyaallah, ini sudah cukup untuk mencapai herd immunity atau kekebalan komunal karena jumlah penduduk yang harus divaksin untuk mencapai kekebalan komunal adalah sebanyak kurang lebih 182 juta,” kata Presiden Jokowi.

 

 

 

Sumber: