Tim Gakkum Provinsi dan Sumatra Terjun Ke Anambas

Foto: Istimewa
Foto : Istimewa

Anambas, metrosidik.co.id- Dugaan Indikasi perusakan terumbu karang dalam proyek pembangunan Jembatan Selayang Pandang II ( SP II) di Kabupaten Kepulauan Anambas mendapat perhatian serius dari Tim Gabungan Perlindungan dan Penegakan Hukum ( Gakkum), Dinas Lingkungan dan Kehutanan ( DLHK) Provinsi Kepulauan Riau serta Tim Balai Gakkum wilayah Sumatra.

Dilansir dari batampos.co.id, kedua Tim Gabungan Perlindungan dan Penegakan Hukum tersebut kini terjun langsung di Kabupaten Kepulauan Anambas  dalam rangka  melaksanakan verifikasi pengaduan dugaan perusakan terumbu karang oleh PT. Ganesha Bagun Riau Sarana.

Kepala Seksi Perlindungan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan Dinas LHK Provinsi Kepulauan Riau, Agus Purwoko, mengungkapkan proses penanganan persoalan itu  berawal dari laporan Solidaritas Masyarakat Anambas ( SRA).

” Yakni aktifitas mengeruk terumbu karang dengan metode menurunkan alat berat  atau excavator di perairan,” ucap Agus Purwoko, di Kantor PUPR Anambas, Tarempa, Sabtu (9/01/2021).

Lanjut dia mengutarakan aktifitas pengeruk terumbu karang dalam satu hari itu diyakini oleh pihak pelapor dapat menyebabkan kerusakan berat  pada terumbu karang yang selama ini di jaga.

Menindaklanjuti pengaduan itu, pihaknya melaksanakan rapat koordinasi dan pendampingan dugaan perusakan terumbu karang bersama Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR), Dishub LH, Dinas Perikanan, kontraktor serta pecinta terumbu karang yang tergabung dalam solidaritas rakyat Anambas.

” Kami dari pihak Gakkum terutama penyidik  mendengarkan administrasi masing-masing baik pelapor kemudian dengan pihak-pihak yang bersinggungan dengan persoalan itu sesuai  tupoksi pekerjaan, yang utama yaitu surat perizinan,” jelasnya.

Selain itu, tim Gakkum juga akan melakukan peninjauan lapangan untuk mencari pokok masalah dengan menentukan verifikasi dan melihat kondisi real terjadinya dampak penggalian itu.

Adapun titik lokasi peninjauan lapangan itu yakni lokasi perairan terumbu karang di pembangunan Jembatan Selayang Pandang II kemudian pihaknya  juga meninjau lolasi  kegiatan PT Perusahaan itu  di Tanjung Momong untuk dilakukan  verifikasi lapangan.

“Mudahan -mudahan pada Rabu  (13/01/2021) tim Gakkum akan merangkum, membedah semuanya yang ada di dalam dokumen dan fakta-fakta akan dituangkan dalam kesimpulan penyidikan,” tegasnya.(*)