Press "Enter" to skip to content



Gubernur Kepri Isdianto Menyerahkan Bantuan Paket Internet Untuk Siswa Anambas


Anambas, metrosidik – Dengan diterapkannya sistem belajar secara daring membuat sejumlah siswa di Kabupaten Kepulauan Anambas merana. Pasalnya sejumlah siswa harus kena “omel”oleh orang tua karena selalu membeli kuota paket internet.

Setiap belajar daring, pelajar membutuhkan paket internet lebih dari 15 GB.

M. Fenta seorang pelajar salah satu SMA di Kabupaten Kepulauan Anambas mengakui biaya pengeluaran untuk membeli kuota internet semakin besar selama belajar di tengah pandemi Covid -19.

“Karena kita belajar secara daring, otomatis pasti banyak keluar duit untuk beli kuota. Jadi, orang tua juga mengeluh kak ngomel,banyak pengeluaran untuk beli kuota,” ujar M. Fenta, Siantan, Anambas, Sabtu, (5/9/2020).

Selain itu, Fenta juga mengeluhkan jaringan internet yang kurang stabil di Anambas. Saat belajar daring itu, siswa sulit memahami materi tugas sekolah yang diberikan oleh guru,” tuturnya.

“Kalau belajar biasa kan guru yang menjelaskan. Kalau daring, kita sendiri yang harus pahami,” keluhnya.

Selama belajar daring, Fenta juga mengakui rindu dengan rekan-rekannya serta guru. “Tentu rasa rindu ada. Saya berharap, secepatnya bisa masuk sekolah,” harapnya.

Atas keluhan siswa tersebut, Gubernur Kepri Isdianto langsung menyerahkan bantuan paket internet untuk siswa Anambas agar bisa mengikuti belajar daring.

“Kita berikan agar anak-anak bisa belajar daring. Kita tidak tahu kapan musibah ini berakhir,” ujar Isdianto.

Isdianto meminta agar siswa dapat sabar dalam menjalani kegiatan secara daring. “Tetap sabar, semoga ini cepat berakhir,” tutup Isdianto.” ( Ayu)